Syekh Al-Kiswani: Di Hari Raya Ursh 1.134 Yahudi Nodai Kesucian Al-Aqsha


Direktur Masjid Al-Aqsha Sheikh Omar Al-Kiswani menegaskan bahwa 1.134 pemukim (Yahudi) menyerbu masjid pada pagi dan sore hari (27/09), dan mengelilingi area halamannya dengan perlindungan ketat dari polisi ‘Israel’.

Syekh Al-Kiswani menjelaskan dalam pernyataannya kepada PIP (Pusat Informasi Palestina) bahwa 924 pemukim (Yahudi) telah menyerbu Masjid Al-Aqsha pada pagi hari, dan 210 pemukim (Yahudi) pada periode siang hari. Dia menjelaskan bahwa seorang petugas dari Departemen Warisan ‘Israel’ telah menyerbu Masjid Al-Aqsha Tua dan Musholla Al-Murwani dengan didampingi tiga perwira secara paksa.

Dia menambahkan bahwa “apa yang disaksikannya pada hari Kamis kemaren adalah pengerahan pasukan polisi penjajah Zionis secara besar-besaran di Masjid Al-Aqsha.”

Syekh Al-Kiswani menjelaskan bahwa “sejak permulaan liburan Yahudi, Masjid  Al-Aqsha telah mengalami berbagai aksi penyerbuan, penodaan, dan pelanggaran berbahaya atas keislaman dan kesucian masjid, karena penyerbuan individu dan berkelompok-kelompok tidak henti-hentinya berlansung, sebagaimana juga pawai yang berulang-ulang di pintu-pintunya.”

Syekh menjelaskan bahwa berbagai aksi penyerbuan ini diselingi dengan aksi “berbaring di tanah”, dimana kemaren salah seorang anggota kelompok ektrimis membaringkan dirinya di Pintu Ar-Rahmah, dan mereka mengeluarkannya. Seorang lainnya berusaha melakukan gerak-gerik yang provokatif, dan seorang pemukim (Yahudi) lainnya melemparkan dirinya di tanah semak belukar, dan mereka mengeluarkannya.

Syekh menambahkan bahwa “sekelompok pemukim (Yahudi) yang membawa slogan perayaan Ursh Dia menambahkan bahwa “sekelompok pemukim membawa slogan dan cara-cara perayaan ‘Ursh’ dan memanjatkan doa di Pintu Al-Asbath di depan polisi dekat tembok penghalang tanpa ada yang menghentikan mereka.”

Direktur Masjid Al-Aqsa menjelaskan bahwa pihak kepolisian dan pasukan khusus telah menangkap salah seorang pemuda jamaah sholat di Pintu Al-Silsilah.

Berbagai aksi penyerbuan dan penodaan ini muncul sebagai sambutan atas seruan berbagai organisasi “Al-Haikal” yang menyerukan kepada para pendukungnya dan pemukim (Yahudi) untuk turut serta dalam penyerbuan secara berkelompok terhadap Masjid Al-Aqsha dan berbagai aksi lain dan pawai dan peribadatan Talmud di Yerusalem Tua dan halaman Al-Buraq terkait perayaan Hari Raya Yahudi Al-Ursh yang baru akan berakhir hari Senin mendatang (i7).

 

———————

Sumber: www.palinfo.com, terbit 27/09/2018, pukul: 07:41:21 siang.

 

, ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *