Penjajah Zionis Larang Diplomat Malaysia Masuk Palestina

PM Malaysia Mahathir Mohammad di Ankara, Turki pada 26 Juli 2019 [Metin Aktas/Kantor Berita Anadolu]

Penjajah Zionis telah melarang pejabat Malaysia untuk bisa melintasi perbatasannya dan mengakses wilayah Palestina yang dijajah sebagai balasan nyata atas pernyataan anti-penjajahan yang dibuat oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad.

Maan melaporkan Menteri Luar Negeri Penjajah Zionis mengatakan bahwa para diplomat Malaysia tidak akan diizinkan masuk ke negara Penjajah Zionis atau Tepi Barat yang dijajah.

“Malaysia adalah negara yang dipimpin oleh pemimpin anti-Semit,” kata seorang pejabat tinggi, seperti dilansir oleh surat kabar negara Penjajah Zionis Yedioth Ahronoth.

Setiap tahun, ada sekitar 40.000 warga negara Malaysia dan Indonesia yang memperoleh visa memasuki negara Penjajah Zionis, kata pejabat Kementerian Luar Negeri itu.

Dia memberikan catatan bahwa mereka akan terus diberikan izin masuk, tetapi “para diplomat Malaysia tidak akan bisa masuk. Jika mereka mengubah kebijakan mereka, kami akan mengubah kebijakan kami. “

Pada akhir Oktober lalu, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengumumkan bahwa negaranya akan membuka kedutaan terakreditasi ke Palestina.

 “Kami tahu bahwa negara Penjajah Zionis tidak akan mengizinkan Malaysia membuka kedutaannya di Wilayah Jajahan. Karena itu, kami akan membuka kedutaan kami di Yordania, ” Mahatir mengumumkan.

——————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 4 Desember, 2019 jam: 11:18 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *