Pengadilan Penjajah “Israel” Perpanjang Penahanan Jurnalis Lama Khater untuk Kedelapan Kalinya


Pengadilan Militer Penjajah Zionis, Rabu (29/08), memperpanjang penahanan terhadap jurnalis Lama Khater, 42 tahun, dari provinsi Hebron, untuk yang kedelapan secara berturut-turut dan selama 8 hari dengan dalih untuk penyelesaian proses peradilan.

Kata Hazem Fakhouri, suami dari tahanan itu, melalui halaman di “Facebook”nya: “Penjajah telah memperpanjang penahanan istrinya Lama Khater untuk yang kedelapan kalinya selama 8 hari atas permintaan jaksa, dan persidangannya dijadwalkan pada hari Rabu.

Dia berkomentar tentang suasana sidang pengadilan, katanya: “Tiga menit saja waktu yang diberikan kepadanya untuk bertemu dengan Lama di dalam pengadilan telah memendekkan 25 tahun waktu yang telah dihabiskan bersamanya. Selama itu saya mengirimkan kepadanya salam orang-orang yang menanyakannya, saya berusaha menyampaikan kepadanya perasaan setiap orang yang bersimpati terhadapnya.”

Hazem menjelaskan bahwa “Lama dalam keadaan sehat walafiat dan memiliki semangat yang tinggi. Saya dapat merasakan kebahagiaannya mendapatkan teman-teman saudaranya sesama tahanan, dan bisa keluar dari ruang interogasi,” Dikatakannya bahwa Lama mengirimkan salamnya buat semua, dan berterimakasih kepada orang-orang yang bertannya tentangnya dan bersimpati kepadanya.

Pasukan penjajah telah memindahkan tahanan wartawan tersebut dua hari yang lalu dari sel tahanan Ashkelon ke Penjara Hasharon.

Lama Khater  telah menjalani proses interogasi yang keras dan terus menerus di pusat tahanan Ashkelon sejak penangkapannya pada 24 Juli 2018.

Perlu dicatat bahwa pasukan penjajah menudingnya dengan beberapa tuduhan, dan meskipun proses interogasi yang kejam dan berbagai tekanan dan ancaman yang masih terus berlanjut terhadapnya, namun dia tetap menolak mengakui berbagai tuduhan yang diarahkan terhadapnya.

Perlu disebutkan bahwa Khater sudah menikah dan memiliki lima orang anak.

Disamping kasus ini, Pengadilan Penjajah Zionis juga masih menunda penanganan kasus tahanan Susanne Al-Aweiwi, 40 tahun , hingga 10 Oktober 2018. Dia ditangkap pada 5 Juni lalu dan merupakan ibu dari empat anak.

Pasukan Penjajah  Zionis melakukan kampanye penangkapan yang  menjaring enam perempuan dari Provinsi Hebron sejak bulan Juni lalu. Mereka adalah: Susan Oweiwi, Safa Abu Sunaina, Dania Said, dan Lama Khater, dan Sonia Hammuri, dan Saedah Badr(i7).

———————-
Sumber: www.palinfo.com, terbit: 29/08/2018,  pukul:  05:55:46 sore.

, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *