Menteri ‘Israel’ dan 200 Pemukim Yahudi Serbu Halaman Al-Aqsha

Yerusalem Jajahan – Polisi penjajah ‘Israel’ dan pasukan khusus ‘Israel’ pada Senin pagi (22/4) mengawal sekitar 200 pemukim (Yahudi), dalam aksi mereka menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang dijajah.

Sumber-sumber Yerusalem mengatakan bahwa polisi ‘Israel’ membuka “Pintu Mughariba”, yang telah berada di bawah kendali penjajah sejak tahun 1967, dan membolehkan puluhan orang pemukim menyerbu Al-Aqsha sejak pagi-pagi sekali hari ini.

Menurut sumber-sumber di Departemen Wakaf Yerusalem, bahwa Menteri Pertanian ‘Israel’, Uri Ariel telah menyerbu Al-Aqsha dengan didampingi oleh sekitar 170 orang dari kelompok Yahudi ekstremis.

Dia menjelaskan bahwa polisi penjajah mengizinkan sejumlah pemukim (Yahudi) untuk melakukan ritual “Talmud” di halaman al-Aqsa.

Dia menjelaskan bahwa polisi ‘Israel’ mendampingi para pemukim sejak awal penyerbuan dari arah “Pintu Mughariba” sampai mereka keluar dari “Pintu As-Silsilah”.

Organisasi Kuil Sulaiman telah menyerukan pemukim (Yahudi) dan para pendukungnya untuk menyerbu Al Aqsa dan merayakan “Paskah Ibrani” di Kota Tua Yerusalem selama perayaan hari raya mereka itu, yang dimulai pada hari Ahad ini dan terus berlanjut hingga hari Kamis depan.

Organiasi Kuil itu, melalui selebaran-selebaran yang dibuatnya, meminta kepada pihak kepolisian untuk mengosongkan Masjid Al-Aqsha dari rakyat Palestina dan membiarkan mereka melakukan ritual “Pengorbanan Paskah” di dalam masjid (i7).

———————

Sumber: www.palinfo.com, terbit: 22/04/2019, jam 09:56:27.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *