Kushner: Arab Saudi, Bahrain Buka Ruang Udara Bagi Semua Penerbangan Dari Negara Penjajah Zionis

Arab Saudi dan Bahrain akan membuka ruang udara mereka bagi semua penerbangan ke dan dari negara Penjajah Zionis, demikian seperti diumumkan oleh penasihat Gedung Putih Jared Kushner.

Dia menambahkan bahwa setiap penerbangan Penjajah Zionis harus meminta izin dari otoritas Saudi terlebih dahulu.

“Mereka telah setuju untuk membuka ruang udara mereka tidak hanya untuk penerbangan dari negara Penjajah Zionis ke Uni Emirat Arab dan sebaliknya, tetapi untuk semua perjalanan ke arah timur,” kata Kushner.

“Jadi, ketika ada yang membuat permohonan, mereka akan mengabulkannya. Itu akan menghemat banyak waktu. Itu merobohkan penghalang yang ada sejak 72 tahun.”

Pekan lalu, Bahrain telah mengumumkan akan mengizinkan pesawat Penjajah Zionis menggunakan ruang udaranya ke dan dari UEA, menyusul keputusan Arab Saudi untuk mengizinkan penerbangan serupa atas permintaan Emirat, yang telah menerima penerbangan langsung pertama dari Tel Aviv sejak kedua negara tersebut menyepakati normalisasi hubungan kedua negara bulan lalu.

Bahrain, yang awal tahun ini mengatakan bahwa negara Penjajah Zionis memiliki hak membela diri dari pihak Palestina, dan Arab Saudi yang saat ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara Penjajah Zionis, baru-baru ini menyatakan penolakannya terhadap normalisasi tanpa status kenegaraan bagi pihak Palestina.

Namun, menurut Kan, penyiar negara Penjajah Zionis, Bahrain diperkirakan akan mengikuti UEA setelah negara Penjajah Zionis dan Emirate telah menandatangani perjanjian damai mereka di Washington DC pada akhir bulan ini.

———

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 10 September 2020 pukul 3:16 sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *