Houthi Minta Mesir Mediasi Pembebasan Tahanan Hamas di Arab Saudi

Pendukung Houthi turut serta dalam demonstrasi untuk memperingati perayaan lima tahun Houthi menguasai ibukota Sanaa Yaman, pada 21 September 2019 [Mohammed Hamoud/Anadolu Agency]

Seorang petinggi Dewan Politik Tertinggi yang dipimpin Houthi telah meminta pemerintah Mesir memediasi inisiatif untuk menukar tahanan Saudi di Yaman dengan anggota terkemuka Hamas yang saat ini ditahan di Arab Saudi. Usulan itu dibuat oleh pemimpin gerakan Houthi, Sayyid Abdulmalik Al-Houthi.

Mohammed Ali Al-Houthi mengungkapkan permintaan tersebut melalui penjelasan dalam tweet pada hari Sabtu (28/03) bahwa, “Pihak-pihak berwenang Mesir dalam berbagai kesempatan biasa menjembatani titik-titik pandang antara berbagai faksi Palestina dan bekerja untuk mengurangi ketegangan di Gaza dengan entitas tersebut, dan telah berhasil beberapa kali.” Dia menyoroti hubungan erat Mesir dengan Riyadh dan faksi-faksi Palestina dalam meminta pemerintah Kairo untuk campur tangan dalam inisiatif Houthi ini.

Tawaran itu termasuk untuk membebaskan satu pilot Saudi yang ditangkap bersama dengan empat perwira dan prajurit lainnya sebagai pertukaran dengan tahanan Hamas, diantaranya adalah Dr Muhammad Saleh Al-Khodari. Hamas telah memuji dan menyambut tawaran itu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat lalu.

Bulan lalu, pemerintah yang berpusat di Sanaa itu telah membebaskan 32 orang nelayan Mesir yang ditangkap setelah memasuki perairan teritorial negara itu secara ilegal. Mesir memiliki peran terbatas dalam perang koalisi yang dipimpin Saudi di Yaman.

—————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 30 Maret 2020 jam 4:16 pm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *