Hamas Ajak Tolak Normalisasi dan Gagalkan Konferensi Ekonomi Manama


Tokoh Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Ismail Ridwan, mengajak rakyat Bahrain untuk menolak normalisasi dan menekan tokoh-tokoh bangsanya agar tidak melangsungkan Konferensi Ekonomi Manama yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat sebulan pasca dilenyapkannya isu Palestina.

Ridwan mengatakan di dalam pidatonya saat turut serta di Jumat ke-59 Pawai Kepulangan di timur kota Gaza: Sesungguhnya “Kesepakatan Abad Ini” akan berada di bawah telapak kaki bangsa dan rakyat Arab dan Islam kita.”

Dia menambahkan: “Bangsa kami menegaskan akan terus melanjutkan Pawai Kepulangan dengan perangkat damainya,” seperti terlihat dengan kembali hadirnya warga pada Jumat kali ini meski cuaca yang sangat panas dan kondisi berpuasa “ini menjadi bukti kuat atas semangat rakyat Palestina untuk melanjutkan aksi pawai ini.”

Dia memperingatkan tokoh gerakan “Hamas” dari larinya penjajah Zionis menerapkan kesepahaman untuk melenyapkan blokade; “Ini bagi bangsa Palestina tidak menambah melainkan semangat dalam melawan penjajahan, dan tidak akan pernah menambah selain semangat dan kegigihan kami dalam mempertahankan hak-hak kami.”

Dia menyerukan kepada Otoritas Palestina di Ramallah untuk menghentikan kerjasama keamanan dengan penjajah Zionis dan menghentikan negosiasi dan menegakkan persatuan nasional.

Dia menegaskan bahwa Pawai Kepulangan dan Pemecah Blokade akan menggagalkan “Kesepakatan Abad Ini.”

Dia menyatakan bahwa Jumat mendatang, Pawai Kepulangan akan mengangkat tema berjudul “Jumat Al-Quds International” untuk menegaskan bahwa kota Baitul Maqdis atau Yerusalem yang terjajah, sejak dulu dan hingga kini akan tetap menjadi kota Arab dan Islam, dan dia adalah ibukota yang menyatukan bangsa Palestina. (i7)

———–

Sumber: www.palinfo.com, terbit: 24/05/2019, jam: 10:08:29 malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *