Erdogan: Netanyahu Adalah ‘Tirani’ Pembunuh Anak-anak

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemaren (13/03) menyatakan bahwa negaranya akan membela Masjid Al-Aqsa dari serangan ‘Israel’. Dia menggambarkan Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu sebagai “tirani, yang membantai anak-anak”, demikian seperti dilansir oleh media setempat.

Saat berbicara dalam acara peresmian beberapa program layanan publik yang baru di Ankara, Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak akan tinggal diam terhadap bahaya yang sedang dihadapi Masjid Al-Aqsa bahkan meskipun dunia membisu seribu bahasa.

Turki, katanya, akan terus mempertahankan perjuangannya demi Yerusalem sampai kota suci itu dikelola dengan cara yang sesuai dengan dunia Islam.

Dia juga memperingatkan bahwa negaranya akan menyerukan hukuman bagi ‘Israel’ atas agresi yang dilakukannya terhadap Masjid Al-Aqsa di hadapan masyarakat internasional.

Menanggapi kritikan penghinaan yang pedas oleh Netanyahu terhadap dirinya dan Turki, Erdogan berkomentar: “Hai Netanyahu, jaga perilakumu. Engaku adalah seorang tirani, yang telah membantai anak-anak Palestina berumur tujuh tahun.”

“Lihatlah, kami tidak menindas penganut Yahudi di negara ini. Kami tidak melakukan apa pun yang Anda lakukan terhadap sinagog mana pun yang ada di sini. Jangan memprovokasi kami. Kami tidak akan terjatuh ke dalam perangkap ini.”

Pernyataan Erdogan ini muncul setelah Netanyahu menekankan bahwa ‘Israel’ adalah negara-berbangsa bagi orang Yahudi – hanya orang Yahudi saja.”

Menurut Times of Israel, Netanyahu membalas dan mengatakan: “Diktator Turki Erdogan menyerang demokrasi ‘Israel’ sementara para wartawan dan hakim Turki memenuhi penjara-penjaranya. Lelucon yang luar biasa! “

Dengan mengabaikan serangan polisi ‘Israel’ terhadap Masjid Al-Aqsa dan rakyat Palestina di wilayah-wilayah yang terjajah, Netanyahu menambahkan: “Erdogan harus belajar dari kami bagaimana menghormati semua agama dan menegakkan hak asasi manusia.” (i7)

———————-

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 14/03/019, jam: 09: 29.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *