Diikuti Para Petinggi Zionis dan Pasukan Khusus: Penyerbuan Masjid Al-Aqsha, Masjid Marwani dan Kubah Al-Sakhra

Yerusalem Jajahan – Pasukan penjajah Zionis pada hari Kamis (17/01)  melakukan penyerbuan ke Masjid Al-Aqsha yang diberkahi dari arah Pintu Maghariba dan menggrebek ruang sholat Marwani, Masjid Kubah Al-Sakhra yang mulia, dengan diperkuat barisannya oleh para perwira, unit-unit khusus, para pejabat tinggi negara penjajah.

Penyerbuan ini terjadi setelah seorang perwira polisi ‘Israel’ yang mengenakan peci Talmud (Kibah) mencoba menerobos ke Kubah Masjid Al-Sakhra, dan penjajah Zionis melakukan pengepungan selama berjam-jam di pintu-pintunya.

Beberapa geng preman pemukim Yahudi kembali mengulangi penyerbuannya ke Masjid Al-Aqsha yang diberkahi dan melanjutkannya dengan melakukan pergerakan berkeliling secara provokatif di sekitar daerah itu dengan penjagaan ketat dari pasukan penjajah.

Patut dicatat bahwa unsur-unsur unit kepolisian penjajah, dua hari yang lalu telah mengepung jamaah laki-laki dan juga wanita yang sedang melaksanakan sholat, beserta sejumlah satpam dan penjaga Masjid Kubah Al-Sakhra di komplek Masjid Al-Aqsha yang diberkahi. Mereka juga mencegah warga untuk melaksanakan sholat zuhur di halamannya yang suci, kecuali membiarkan penyerbuan oleh para pemukim Yahudi yang berturut-turut.

Pasukan penjajah ‘Israel’ juga menyerang dengan memukul direktur Masjid Al-Aqsa, Sheikh Omar al-Kiswani, saat ikut maju dalam pawai protes yang digerakkan oleh gerakan “Fatah” untuk melindungi orang-orang yang dikepung, dan memecahkan pengepungan yang mengelilingi mereka di Masjid Kubah Al-Sakhrah di Al-Aqsha. Pada saat yang sama Ketua Departemen Wakaf Syeikh Abdul Azim Salhab, ketua Pengadilan Tinggi Syeikh Wassef Bakri, dan sejumlah pejabat Departemen Wakaf dilarang untuk memasuki Masjid Al-Sakhra (i7).

————————-
Sumber: www.palinfo.com, terbit, 17/01/2019, jam 11:21:02 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *