Areal Penangkapan Ikan di Gaza Diperluas Pasca Beredar Berita Kesepahaman

Militer penjajah ‘Israel’ mengumumkan pada pagi hari ini (21/05) tentang perluasan areal penangkapan ikan laut di laut Gaza hingga batas maksimal 15 mil. Perluasan ini diumumkan di tengah-tengah tersebarnya berita di kalangan media tentang adanya kesepahaman antara faksi-faksi perlawanan dan ‘Israel’ melalui mediasi Mesir dimana ditetapkan gencatan senjata selama masa 6 bulan.

Pihak militer ‘Israel’ dalam pernyataannya kepada media menyatakan bahwa Selasa pagi ini telah ditetapkan perluasan areal penangkapan ikan di laut Jalur Gaza dengan batas maksimal 15 mil dari bibir pantai.

Dalam pernyataannya dia memberikan asumsi bahwa langkah ini diambil dalam kerangka kebijakan sipil demi mencegah kian memburuknya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza, seperti dikatakannya: “perluasan wilayah penangkapan ikan ini merupakan titik tolak dari kebijakan yang membedakan antara terorisme dan masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam terorisme.”

Militer penjajah menegaskan bahwa penerapan langkah ini bersyarat mengikuti komitmen para pencari ikan Palestina terhadap kesepahaman, yang tidak akan pernah diizinkan melewati batas yang telah disepakati dan setiap aksi pelanggaraan akan mendapatkan tindakan dari pasukan keamanan.


Sebelumnya pihak ‘Israel’ telah mengumumkan perluasan areal penangkapan ikan di Laut Gaza, informasi yang diberitakan oleh Channel-12 ‘Israel’, yang menunjukan adanya langkah menuju kesepahaman antara faksi-faksi perlawanan dan ‘Israel’ dengan mediasi Mesir, dimana ditetapkan gencatan senjata untuk masa 6 bulan. Namun berita ini ditolak oleh Hamas dan kantor kepala otoritas ‘Israel’ yang menyatakan bahwa tidak ada kesepahaman baru apapun.

Hamas menegaskan dalam sebuah pernyataan melalui juru bicaranya Fawzi Barhoum bahwa “gencatan senjata antara perlawanan dan penjajah ini merupakan konsekwensi atas dilaksanakannya seluruhan bagian kesepahaman.”

 
Menurut kesepahaman yang diberitakan channel ‘Israel’ tersebut , bahwa Hamas berkomitmen melakukan gencatan senjata, menghentikan “kegiatan kekerasan” di dekat pagar keamanan, dan menjaga jarak keamanan, yaitu 300 meter dari pagar, menghentikan aksi kekacauan di malam hari, dan menghentikan pawai perahu (laut).

Sebagai imbalannya, ‘Israel’ berjanji untuk memperluas wilayah penangkapan ikan laut menjadi 15 mil, membolehkan masuknya obat-obatan dan bantuan kemanusiaan, dan menegosiasikan listrik, lintas gerbang perbatasan, kesehatan dan keuangan, serta peran aktif PBB dalam program ketenagakerjaan di Jalur Gaza.(i7)

———————

Sumber: www.arab48.com, terbit: 21/05/2019 – 08:43.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *