Emir Qatar: Tidak Ada Perdamaian di Timur Tengah Tanpa Mengakui Hak-hak Palestina

Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani mengatakan kemarin bahwa tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah tanpa mengakui hak-hak Palestina yang “sah”, demikian seperti dilansir oleh Quds Press.

Dalam pidatonya pada pembukaan Dewan Syura Qatar, Emir mengatakan bahwa pembentukan negara Palestina di atas batas-batas tahun 1967 dengan Baitul Maqdis sebagai ibukotanya adalah hak bangsa Palestina yang paling penting.

Dia mengatakan bahwa pembentukan negara Palestina harus didasarkan pada resolusi legitimasi internasional dan Prakarsa Perdamaian Arab; jika tidak, normalisasi hubungan dengan negara Penjajah Zionis akan menjadi “semata-mata fatamorgana”.

Mengenai pengepungan yang dipimpin Saudi yang diberlakukan terhadap Qatar, ia mengatakan bahwa negaranya telah mampu “menahan” konsekuensinya, menekankan bahwa blokade masih sedang berlangsung.

Dia melanjutkan kesiapan negaranya untuk melakukan pembicaraan yang “jauh dari dikte dan prasyarat.” (i7)

——

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 6 November 2019 pukul 10:13 pagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *