Dunia Diam, al Quds Alami Yahudisasi Sistematis

Organisasi HAM Arab di Inggris mengatakan bahwa kota al Quds dan masjid al Aqsha sedang terpapar aksi yahudisasi sistematis di tengah-tengah sikap diam masyarakat internasional dan depan mata dan telinga seluruh kemanusiaan.

Organisasi HAM yang berkantor di London ini menyatakan, “Otoritas penjajah Zionis menghancurkan rumah-rumah dan mengusir penduduknya tanpa memperhatian semua piagam dan hukum internasional. Otoritas penjajah Zionis juga memperluas pembangunan permukiman-permukiman Yahudi di al Quds dan mendatangkan lebih banyak lagi pemukim pendatang Yahudi untuk memenuhi kota al Quds dengan Yahudi.”

Sebagian bagian dari rangkaian yahudisasi dan perluasan dalam rencana pembangunan kuil, pemerintah kota Zionis aktif melakukan penggalian di bawah masjid al Aqsha yang telah mengakibatkan terjadinya longsong di berbagai tempat. Otoritas penjajah Zionis juga membangun sinagog-sinagog Yahudi mengelilingi masjid al Aqsha dari semua sisi. Ada rencana untuk membangun sebuah sianagog di area masjid al Aqsha di gerbang mushalat Marwani di sisi tenggara dari masjid al aqsha.

Dalam rangka untuk memprovokasi pembangunan kuol dan program menghubungkan semangat Yahudi di lokasi, otoritas penjajah Zionis mengorganisir kunjungan-kunjungan provokatif yang melibatkan berbagai kalangan Zionis secara terorganisir dengan mendapatkan penjagaan pasukan Zionis untuk mengadakan ibadah, guna memprovokasi perasaan Arab dan kaum muslmin serta merupakan penodaan sistemtis terhadap lokasi tersebut. Bertepatan dengan perayaan tahun baru ibrahi, kalangan Zionis bertekad untuk menyerbu masjid al Aqsha.

Penjajah Zionis telah bersiap untuk mencegah masuknya jamaah shalat ke masjid al Aqsha dan telah mendirikan pos-pos pemeriksaan militer serta memperketat prosedur masuk ke masjid al Aqsha. Terakhir adalah penahanan ketua gerakan Islam Syaikh Raed Shalah, karena peran aktifnya menggalang rakyat Palestina untuk melawan rencana yahudisasi masjid al Aqsha.

Sebab utama meningkatnya kejahatan terhadap kota al Quds dan masjid al Aqsha adalah tidak adanya sikap dunia internasional yang tegas terhadap kejahatan yang terjadi, yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Karena itu Organisasi HAM Arab di Inggris ini menyerukan negara-negara Arab dan Islam agar segera bergerak menuju lembaga-lembaga  masyarakat internasional yang aktif mengambil langkah-langkah yang harus diambil serta melakukan langkah-langkah tegas untuk menghentikan kejahatan penjajah Zionis yang terus dilakukan terhadap kota al Quds. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *