Di Golan Sekolah dan Kantor Berjalan Normal Meski Pemboman di Suriah

Rabu pagi (09/05), sekolah dan institusi pendidikan berjalan seperti biasa di pemukiman “Israel” dan di Golan Suriah yang dijajah. Demikian juga kantor-kantor dan di semua sektor termasuk pertanian pada khususnya, tetap berjalan. Ini terjadi di tengah tingkat ketegangan gencatan senjata pasca pemboman Israel terhadap gudang-gudang persenjataan dan lokasi-lokasi militer milik rezim di Damaskus yang telah memakan korban meninggal 9 orang.

Pemboman itu dilakukan pada tengah malam, tak lama setelah pernyataan militer Israel bahwa dia telah meminta otoritas setempat di Dataran Tinggi Golan yang dijajah untuk membuka dan mengundang warga ke lokasi pengungsian anti-rudal karena “kegiatan yang tidak biasa dari pasukan Iran di sisi lain Suriah”.

Militer Israel telah memasang sistem pertahanan udara di Golan yang terjajah bersamaan dengan pengumuman Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari perjanjian nuklir dengan Iran.

Suriah mengalami ketegangan sangat tinggi antara Iran dan Hizbullah di satu sisi dan Israel di sisi lain. Sejauh ini Israel telah berulangkali menegaskan bahwa dia tidak akan mengizinkan Iran untuk mengkonsolidasikan eksistensi militernya di Suriah.

Jubir militer “Israel” mengatakan dalam pernyataannya kepada media bahwa ” di akhir perkiraan dalam komando militer utara, situasi telah kembali normal di kota-kota di Dataran Tinggi Golan, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas belajar mengajar dan kerja pertanian.”

Dia menambahkan: “transportasi dan wisata akan berjalan seperti biasa dalam koordinasi dengan pihak militer. Beberapa lokasi wisata akan ditutup untuk sementara waktu, dan diharuskan mengikuti petunjuk dari petinggi front dalam negeri.

Sementara itu Eli Malka, Ketua Dewan Pemukiman (Yahudi) “Golan,” dalam pengumumannya kepada warga mengatakan bahwa “dinas transportasi dan komunikasi untuk sekolah akan beroperasi seperti biasa, sebagaimana beroperasinya sitem transportasi umum di wilayah tersebut. Kami akan mendampingi pihak manajemen sekolah dan unit-unit pendidikan dan kami akan selalu siap siaga dan berada dekat  kapapun dibutuhkan”.

Ketua Dewan Pemukiman memberi isyarat meningkatnya situasi keamanan akibat serangan dan pemnboman di Suriah yang dikaitkan dengan Israel dan penarikan Amerika dari kesepakatan nuklir bersama Iran. Dia menyatakan bahwa “hari-hari menegangkan akan terus berlanjut bagi warga Golan. Kami adalah komunitas yang kohesif dan kuat, dan kami akan belajar bagaimana kita menjaga rutinitas sehari-hari kami bahkan dalam situasi darurat.”

Kantor Dewan akan terus berada di Dataran Tinggi Golan dan pejabat di pemukiman selalu siap menghadapi keadaan darurat manapun, karena ketetapan itu sejalan dengan intruksi pihak militer “Israel” dan para petinggi Front Dalam Negeri.

Petinggi Utara melaporkan bahwa telah diumumkan perihal kembalinya situasi normal setelah pencabutan kondisi darurat, dengan fokus pada aktivitas pendidikan dan kerja pertanian. Selain itu, tidak seperti panduan sebelumnya, penyelenggaran program wisata dan transportasi akan berkoordinasi dengan pihak militer, dan hanya akan diterbitkan pelarangan pada sejumlah lokasi wisata yang terbatas (i7).

———–

Sumber: www.arab48.com, terbit: 09/05/2018 – jam: 08:55

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *