Di Gaza 4 Ribu Karyawan di-PHK dan 50 Pabrik Tutup Karena Corona

Federasi Umum Serikat Pekerja Palestina mengatakan, Ahad (19/07), bahwa “krisis Corona telah menyebabkan 4 ribu karyawan di-PHK dari pekerjaan mereka, 140 ribu lainnya terkena dampak, dan 50 pabrik ditutup di Jalur Gaza.”

“Sektor yang paling menonjol yang terkena dampak krisis adalah sektor pariwisata, hotel dan restoran, yang mempekerjakan 5.000 orang,” kata Sami Al-Amsi, Presiden Federasi, dalam sebuah pernyataan.

Dia menjelaskan bahwa sektor taman kanak-kanak, yang mempekerjakan 2.800 orang pekerja, juga terkena dampak serius, ditambah 12.000 – 15.000 pengemudi taksi yang terkena dampak akibat universitas dan sekolah yang tutup sejak Maret lalu.

Sejak awal Maret, pemerintah Palestina di Jalur Gaza telah mengambil serangkaian langkah untuk mencegah penyebaran wabah Corona, termasuk penutupan restoran, fasilitas wisata, lembaga pendidikan, gedung pernikahan dan ruang serba guna.

Bulan lalu, pemerintah melonggarkan tindakan pencegahan dan membuka kembali restoran, fasilitas wisata dan ruang pernikahan, tetapi lembaga pendidikan tetap ditutup karena telah masuk liburan musim panas.

Jalur Gaza, rumah bagi lebih dari dua juta warga Palestina, mengalami penderitaan kondisi perekonomian dan standar hidup yang sangat buruk, sebagai akibat dari blokade negara Penjajah Zionis yang telah berlangsung selama lebih dari 14 tahun.

Hingga Ahad malam (19/07) , tercatat 10.054 kasus Corona, termasuk 64 korban yang wafat, dan 2.095 korban yang pulih di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan kota Al Quds bagian timur, menurut Kementerian Kesehatan.

———

Sumber: www.mugtama.com, terbit: Ahad 19 Juli 2020, jam: 21: 09.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *