Bennett: ‘Tepi Barat Segera Jadi Bagian "Israel"’

Tepi Barat yang dijajah  dan semua pemukiman tidak resmi yang ada di dalamnya “segera akan menjadi bagian Negara Israel”, kata Ketua Partai “Jewish Home” dan Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennett kemaren (12/06). Menurut situs berita berbahasa Ibrani 0404, pernyataan Bennet tersebut sebagai tanggapan terhadap pasukan penjajah Israel yang mengevakuasi 15 rumah di pemukiman Netiv HaAvot di atas sebuah bukit milik warga Palestina di kota kecil Al-Khader, barat Bethlehem yang dijajah.

Bennett membenarkan bahwa Otoritas Penjajah Israel telah menyetujui pembangunan sebuah pemukiman di daerah itu, sambil menambahkan bahwa sebuah lingkungan (tinggal) yang sangat besar akan dibangun di atas perbukitan itu.

Penghancuran itu dilakukan setelah hampir dua tahun Pengadilan Tinggi “Israel” menetapkan bahwa bangunan-bangunan tersebut telah dibangun di atas tanah milik pribadi warga Palestina. Pengadilan memerintahkan bangunan-bangunan tersebut dihancurkan pada tanggal 8 Maret 2018, tapi memberikan tenggang waktu tiga bulan untuk mengatur penampungan sementara bagi para pemukim yang terkena dampak penggusuran.

Semua pemukiman yang berada di Tepi Barat yang dijajah dan Yerusalem Timur dianggap illegal dibawah hukum internasional. Pembangunan pemukiman yang terus berlanjut oleh pihak Penjajah Zionis “Israel” telah menyebabkan kegagalan babak terakhir pembicaraan damai antara Palestina-“Israel.” (i7)

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 13/06/2018 –  09:39 pgi.

, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *