Bayi Kembar Tiga Bernama “Yerusalem, Ibukota, Palestina”

Satu keluarga muda di Gaza memiliki cara tersendiri, memprotes keputusan Presiden AS Donald Trump yang telah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dengan memberi anaknya yang lahir kembar tiga dengan nama “Al-quds” atau Yerusalem, “Asimah” atau Ibukota dan “Fhilisthin”. Ibu dari bayi kembar tiga ini bernama Islam dia berkata ” Alhamdulillah, bahwa Allah telah memberi saya tiga orang anak kembar, yang dengannya kami bisa menanggapi keputusan Trump.” Sedangkan suaminya Nidal al-Sikli berkata: “Keputusan Trump amat tidak berharga dan Yerusalem adalah ibu kota kita yang abadi” Keluarga yang tinggal di Khan Younis, sebelah selatan Jalur Gaza ini, mendapat rezeki tiga orang anak kembar sekitar sebulan yang lalu, dua laki-laki diberi nama “Alquds dan “Filishtin” dan satu anak perempuan diberi nama “Ashimah”. Koran berbahasa Prancis “20 minut” memberitakan bahwa keluarga ini sangat membutuhkan pertolongan bagi perawatan dan pertumbuhan 3 anak kembarnya, khususnya di tengah-tengah situasi kemiskinan yang sangat ekstrim dan pengepungan yang menghimpit Jalur Gaza dari dua sisi Israel dan Mesir. Sebagaimana diketahui bahwa bulan Desember lalu, presiden AS telah mengumumkan pelaksanaan janji masa kampanye dalam pilpres AS lalu dan memutuskan untuk memindahkan kedutaan negaranya ke kota suci di Palestina, yang memicu gelombang penolakan di berbagai belahan dunia di tingkat pemerintahan, masyarakat, dunia Arab dan Islam. (Aljazeera/i7)

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *