Atas Permintaan Penjajah Zionis, Twitter Tutup Akun Hamas dan Hizbullah

 

Menteri Keamanan Publik dan Urusan Strategis “Israel”, Gilad Erdan (Quds News Network/ Facebook)

Twitter telah menutup sejumlah akun milik para petinggi Hamas dan Hizbullah, kata Kementerian Keamanan Publik dan Urusan Strategis Israel kemarin (02/07).

Menurut Haaretz langkah ini diambil dua pekan setelah Menteri Keamanan Publik dan Urusan Strategis “Israel”, Gilad Erdan mengirim surat kepada CEO dan pimpinan eksekutif  Twitter menuduh media sosial raksasa itu “sebagian besarnya bersikap acuh tak acuh terhadap permintaan oleh otoritas Israel untuk menghapus konten teroris dan menutup akun-akun teroris. ”

Dia juga mengatakan dalam suratnya bahwa “membiarkan organisasi-organisasi teroris untuk beroperasi secara bebas dan menyebarkan pesan mereka melalui platform Anda mungkin merupakan pelanggaran terhadap undang-undang Israel yang ada terkait dukungan bagi organisasi-organisasi teroris.”

Surat itu memberikan daftar 40 akun Twitter yang berafiliasi kepada Hamas dan Hizbullah dan mengancaman untuk mengambil tindakan hukum jika akun-akun tersebut tidak dihapus. Twitter, menurut Anadolu Agency, telah menutup 35 akun dari daftar yang diberikan. (i7)

————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 03/07/2018 – 12:49 siang.

 

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *