ASPAC-MAPADI: Kembali Ingatkan Kiblat Pertama dari Mimbar Huffazh


Oleh: Irfan

Bekasi – Ahad (17/3). ASPAC for Palestine kembali melanjutkan safari sosialisasi Kota Al Quds dan Masjid Al Aqsha ke pesantren. Masih bekerjasama dengan Majelis Ma’had dan Pesantren Dakwah Indonesia (MAPADI), kali ini menyambangi Pesantren Mimbar Hufazh, Lubang Buaya, Setu, Bekasi – Jawa Barat.

Program ini adalah program edukasi, yang akan melahirkan konsultan dan trainer tentang Kota Al Quds dan Masjid Al Aqsha. ASPAC for Palestine bersama MAPADI sepakat untuk melatih guru-guru di pesantren anggota MAPADI. Nantinya guru-guru yang telah ikut Training for Trainer ini akan menjadi trainer bagi sesama guru, santrinya, karyawan pesantrennya, masyarakat sekitarnya, wali santrinya dan alumninya.

Berbagai guru bidang studi ikut dalam pelatihan ini. Karena mempersaudarakan Indonesia dengan Palestina bisa mencakup seluruh segmen kehidupan. Peserta akan melihat Kota Al Quds dan Masjid Al Aqsha dari beragam aspeknya, bukan semata-mata aspek kota suci dan kiblat pertamanya saja.

Pada pelaksanaan tahap pertama ini, ASPAC for Palestine menghadirkan pemateri dari Mimbar Al Aqsha. Pemateri menyajikan materi dalam dua sesi. Sesi pertama mengupas hal-hal umum tentang Kota Al Quds dan Masjid Al Aqsha. Sesi kedua mengupas tentang sejarah pembebasannya dan kondisi hari ini.

InsyaAllah pesantren-pesantren anggota MAPADI lainnya akan segera melaksanakan pelatihan serupa. Sehingga semakin terbebaskan wawasan umat Islam di Indonesia dari belenggu ketidak-tahuan akan Kota Al Quds dan Masjid Al Aqsha.[AA]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *