AS Ancam Jatuhkan Sangsi Kepada PBB Jika Ungkap Perusahaan di Permukiman

aspacpalestine.com – Ramallah. Pemerintah Amerika Serikat, Donald Trump mengancam menghentikan pendanaan ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB, jika melansir “daftar hitam” perusahaan-perusahaan dunia yang beroperasi di permukiman-permukiman di wilayah yang dijajah Israel, pada tahun 1967, di Tepi Barat, Al-Quds dan Dataran Tinggi Golan. Publikasi “daftar hitam” tersebut mengkhawatirkan pihak Israel.

Laporan media Harian Rabu melansir bahwa duta besar Amerika di PBB Nicky Haylei mengirimkan sebuah surat ke pejabat PBB dalam beberapa hari terakhir dalam beberapa hari terakhir, jika mempublikasikan “daftar hitam” yang disiapkan oleh Komisaris Tinggi PBB, Zaid Raid Husein. Daftar tersebut mencakup seluruh perusahaan-perusahaan internasional yang aktif di sektor komersil di permukiman-permukiman, diantaranya perusahaan-perusahaan Amerika. Dalam menanggapi hal tersebut, Amerika Serikat mengeluarkan reaksi yang keras, termasuk menghentikan pendanaan Amerika ke Dewan Hak Asasi Manusia dan kemungkinan Amerika Serikat menarik wakilnya dari Dewan HAM PBB. Hal ini adalah langkah yang telah dilakukan oleh AS di masa lalu.

Saluran 2 televisi Israel melansir bahwa misi diplomatik Israel di PBB berkaitan erat dengan kemungkinan melansir “daftar hitam”. Saluran tersebut menambahkan bahwa Pemerintah Israel sangat berharap publikasi daftar hitam ini dilakukan pada akhir tahun, Rabu sore (30/8/2017). Dikutip dari pernyataan para pejabat di Kementerian Strategi Israel, saluran televisi tersebut mengatakan bahwa penerbitan daftar tersebut berarti  mengubah organisasi PBB menjadi organisasi BDS (gerakan boikot, menarik investasi dan menjatuhkan sangsi terhadap Israel).

Israel bekerja mengembangkan negara, termasuk Amerika Serikat yang memberlakukan undang-undang melarang boikot permukiman. Publikasi “daftar hitam” juga mengancam Israel. Ancaman tersebut berupa penarikan izin kerja dari perwakilan organisasi-organisasi dan badan-badan internasional yang mengadopsi “daftar hitam”. Ancaman lain yang kemungkinan didapatkan adalah peninjauan kembali kerjasama dengan organisasi-organisasi dan badan-badan tersebut. “Israel” juga berupaya meyakinkan pihak-pihak politik di wilayah eropa dan Amerika bagian utara agar persyaratan-persyaratan pendanaan berlanjut, dengan tidak mengeluarkan keputusan-keputusan yang menentang Israel.

 

Sumber: wattan.tv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *