UNESCO Tetapkan Dukung Aktivitas Pelestarian Warisan Budaya Baitul Maqdis

Baitul Maqdis jajahan – Komite Kebudayaan sesi ke-40 Konferensi Umum UNESCO, yang diikuti oleh Menteri-menteri Kebudayaan dunia, di Paris menyerukan bagi diambilnya keputusan baru terkait kota Baitul Maqdis.

Negara-negara Anggota UNESCO dan donor internasional telah mengatakan mereka akan memberikan lebih banyak dukungan bagi kegiatan untuk pelestarian warisan budaya Kota Tua Baitul Maqdis melalui jalur pendanaan di luar anggaran.

Komite menyatakan keprihatinannya terkait penggalian dan aktivitas Penjajah Zionis di Kota Tua Baitul Maqdis, dan di kedua sisi kota itu berikut tembok-temboknya.

Rekomendasi ini muncul ditengah-tengah upaya internasional untuk memperkuat supremasi hukum di kota Baitul Maqdis, sesuai dengan empat Konvensi Jenewa, Konvensi Den Haag untuk Perlindungan Kekayaan Budaya dalam kondisi konflik bersenjata, dan Konvensi khusus untuk Perlindungan Warisan Budaya dan Alam Dunia.

Ini sejalan dengan dimasukkannya Kota Tua Baitul Maqdis dalam Daftar Warisan Dunia pada tahun 1981 dan Daftar Warisan yang terancam pada tahun 1982, sebagaimana ditetapkan dalam semua resolusi UNESCO yang menyerukan perlindungan warisan budaya.

Selama sesi, yang dihadiri oleh 120 menteri kebudayaan, Komite menyatakan keprihatinannya tentang hambatan dan praktik yang merusak upaya bagi pelestarian karakter khas kota Baitul Maqdis dan tembok-temboknya.

——-

Sumber: www.palinfo.com, terbit: Kamis 21 November 2019 pukul 8:43 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *