Serangan Udara Beruntun di Khan Younis Resahkan Rakyat Gaza

Oleh: Lulu Basmah

Pesawat tempur Israel dilaporkan kembali menggempur wilayah pantai Khan Younis, Jalur Gaza bagian Selatan, Kamis pagi (7/3).

Drone ‘Israel’ melancarkan sejumlah serangan udara di pelabuhan bagian barat Khan Younis.

Sejak 4 hari terakhir, Israel melancarkan serangan udara menargetkan lokasi pejuang Gaza.

Sementara itu, seorang remaja Palestina bernama Saifuddin Imad (15 tahun) dilaporkan syahid akibat ditembak pasukan ‘Israel’ dalam aksi Great Return March, Gaza bagian timur. 5 warga Gaza lainnya juga menderita luka-luka akibat peluru ‘Israel’ dalam aksi yang sama.

Berdasarkan keterangan Pasukan Penjajah Israel (IDF), 2 roket pejuang Gaza jatuh di pemukiman ilegal ‘Israel’, Eshkol, yang berada di sebelah Gaza.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa jumlah rakyat Palestina yang syahid dalam aksi Great Return March mencapai 256 jiwa, 45 diantaranya adalah anak-anak dan 6 orang perempuan.

Jalur Gaza adalah wilayah yang terisoliasi akibat blokade yang telah berlangsung selama lebih dari 11 tahun. Di masa itu, Gaza hancur lebur akibat 3 perang besar tahun 2009, 2012 serta 2014 yang melumpuhkan seluruh sektor di Gaza.

Awal 2018 lalu, Sekjen PBB, Antonio Guterres bahkan telah menegaskan bahwa Gaza yang memiliki populasi dua juta jiwa tersebut akan menjadi wilayah tak layak huni pada tahun 2020.

Sementara itu, Profesor Hubungan Internasional Universitas Oxford, Avi Shlaim, mengatakan bahwa ‘Israel’ telah mengubah Jalur Gaza menjadi penjara terbesar di dunia. (LB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *