Rakyat Palestina: Penjajah Zionis Paksakan Fetakompli di Tepi Barat

Ramallah – “Front Rakyat” untuk Pembebasan Palestina menegaskan bahwa ancaman PM negara Penjajah Zionis, Benjamin Netanyahu dengan mengumumkan kedaulatan negara Penjajah Zionis atas pemukiman-pemukiman yang ada di Tepi Barat, dilakukan dalam konteks kebijakan penjajahan yang kokoh berdiri di atas perebutan dan penjajahan tanah dan wilayah yang lebih luas lagi.

“Front Rakyat” dalam pernyataannya pada hari Senin (02/09) menyatakan bahwa penjajah berusaha untuk memaksakan Fetakompli di Tepi Barat.

Dia menambahkan: “Pernyataan-pernyataan ini memiliki kepentingan dalam pemilu, dan tanah-tanah di Tepi Barat pada praktiknya, baik berupa pemukiman atau perkampungan atau perkotaan dalam keadaan tunduk di bawah kendali penjajah dan pentargetan yang bekesinambungan.”

“Front Rakyat” memperingatkan bahwa “setiap langkah eskalasi baru akan menyebabkan lebih banyak ledakan dan tantangan serta perlawanan dari anak bangsa kami (Palestina) terhadap langkah-pangkah eskalasi tersebut.”

Dia menekankan bahwa penolakan terhadap kejahatan Penjajah Zionis yang terus menerus, atau langkah apa pun yang bertujuan menerapkan rencana baru di lapangan di Tepi Barat, “dilakukan melalui seruan kepada persatuan di lapangan, dan mengumumkan dengan jelas dan tegas untuk berlepas diri dari perjanjian Oslo dan  konsekwensi keamanana, politik, dan ekonominya. “

“Front Rakyat” menyerukan untuk “tidak terikat oleh ilusi berbagai negosiasi dan penyelesaian yang absurd, terutama karena kebijakan Yahudisasi dan proyek pemukimannya dan pencaplokan tanah-tanah di Tepi Barat, telah meluas secara signifikan setelah penandatanganan perjanjian Oslo yang membawa bencana.”

“Front Rakyat” memandang bahwa ada kebutuhan yang mendesak  bagi “Perumusan strategi nasional untuk menggalang seluruh kekuatan rakyat Palestina agar berdedikasi melakukan perlawanan kejahatan Zionis di tanah air ini dan berbagai perencanaannya yang amat mencurigakan yang membidik permasalahan kami.”

Dia menegaskan bahwa “segala eksistensi negara Penjajah Zionis di atas tanah Palestina adalah ilegal dan kolonial, dan dengan melakukan aneksasi berbagai pemukiman itu berarti akhir bagi apa yang diistilahkan dengan solusi dua negara.”

PM negara Penjajah Zionis, Benjamin Netanyahu berjanji pada hari Ahad untuk memberlakukan kedaulatan negara Penjajah Zionis di semua pemukiman di Tepi Barat yang dijajah.

Netanyahu saat ikut serta dalam peluncuran tahun ajaran baru (sekolah) dari pemukiman “Alkana” yang dibangun di atas tanah milik warga Palestina di bagian barat kota Salfit, mengatakan “Ingatlah, di tempat ini, bahwa ini adalah tanah negara penjajah Zionis, tanah kita. Tidak ada seorangpun yang akan angkat kaki dari sini, dan tidak akan pernah ada lagi Gush Katif (blok pemukiman Yahudi yang dihancurkan pada Agustus 2005). (i7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *