Perwakilan Hamas di Libanon dan Dubes Mesir Bahas Perkembangan Masalah Palestina


Beirut – Perwakilan Hamas di Lebanon, Ahmed Abdel-Hadi, hari Senin (27/07), membahas dengan Dubes Mesir untuk Kairo Yasser Alawi, perkembangan masalah Palestina dan kawasan itu, dan kondisi para pengungsi Palestina di Libanon.


Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan bahwa perwakilannya di Libanon, Ahmed Abdel-Hadi, bertemu Duta Besar Yasser Alawi di kantornya di ibukota Beirut, di hadapan sejumlah petinggi pergerakan itu.

Abdel Hadi, menurut pernyataan itu, memberikan penjelasan kepada Dubes Mesir tentang perkembangan terbaru dalam masalah Palestina dan kondisi para pengungsi Palestina di Lebanon. Dia juga memberikan penjelasan tentang proyek aneksasi Tepi Barat, yang Penjajah Zionis berupaya untuk terapkan dengan dukungan dari pemerintah Amerika Serikat.

Petinggi Hamas itu menegaskan penolakan Palestina terhadap proyek ini dalam skala resmi dan nasional, sambil menekankan bahwa “rakyat Palestina dan perlawanan mereka akan menggagalkan proyek itu dengan sikap persatuan nasional,” demikian seperti dikutip oleh Quds Press.

Mengenai situasi para pengungsi Palestina di Lebanon, Abdel Hadi memberikan indikasi bahwa mereka hidup dalam kondisi kemanusiaan yang tragis karena krisis ekonomi yang terjadi di Lebanon, ditambah lagi bagi mereka tidak diberikan hak-hak sipil dan kemanusiaanya.

Dia menegaskan bahwa Hamas dan faksi-faksi Palestina bersemangat untuk mengamankan kamp-kamp (pengungsi Palestina) dan lingkungan disekitarnya. Dan bahwa mereka “tidak akan membiarkan kamp-kamp itu untuk dijerumuskan masuk ke dalam konflik internal.”

Abdel Hadi memuji upaya Mesir yang mengambil sikap membela rakyat Palestina, di samping kerja keras dan tak kenal lelah untuk mencapai persatuan di antara berbagai golongan dalam tubuh Palestina.

Sementara itu, Dubes Mesir menegaskan posisi negaranya dalam mendukung masalah Palestina, menolak apa yang diistilahkan dengan The Deal of Century dan proyek aneksasi, demikian seperti pernyataan Hamas tersebut.

Dia memuji pemulihan hubungan yang terjadi antara Hamas dan Fatah, dengan mengatakan bahwa hal itu menuju ke arah yang benar, dan bahwa persatuan adalah jalan utama untuk menggagalkan konspirasi.

——————–

Sumber: www.palinfo.com, terbit, 27 Juli 2020, pukul 21:58.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *