Penjajah Zionis Perpanjang Penahanan Anggota Parlemen Perempuan Palestina

Anggota Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP) dan mantan anggota parlemen di Dewan Legislatif Palestina (PLC) Khalida Jarrar (tengah) terlihat saat disambut oleh para pendukung dan keluarganya setelah dibebaskan dari penjara 20 bulan yang lalu, di rumahnya di Nablus Tepi Barat pada tanggal 28 Februari 2019.
[Issam Rimawi – Anadolu Agency]

Pengadilan negara Penjajah Zionis kemarin (03/11) memperpanjang penahanan anggota parlemen perempuan Palestina Khalida Jarrar, demikian seperti dilansir Al-Wattan Voice.

Khalida saat ini sedang menjalani penyelidikan di dalam penjara Penjajah Zionis.

Dia adalah pemimpin senior Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP).

Pihak Penjajah Zionis telah menangkap Jarrar dua kali sejak 2015. Dia dibebaskan dari penjara penjajah pada Februari setelah mendekam dalam penjara selama 20 bulan.

Belum ada informasi detail tentang alasan mengapa dia ditangkap kembali.

PFLP mengutuk penangkapan terhadap dirinya dan beberapa anggota PFLP lainnya.

“Penahanan terhadap anggota parlemen Khalida Jarrar merupakan salah satu tindakan negara Penjajah Zionis yang menyingkap wajah buruk Penjajah terkait dengan HAM dan ketiadaan dalam menghormati hukum internasional,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan setelah penangkapan tersebut. (i7)

—————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 4 November 2019, pukul 12.27 siang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *