Kebenaran Ortodoks: Terbongkarnya Penjualan Properti Gereja di Lod


Oleh: Kassem Bakri

“Gerakan Kebenaran Ortodoks mengatakan bahwa,” Setelah terungkap lebih dari tiga ratus bidang tanah yang telah hilang dijual oleh Patriark Theophilus, di berbagai daerah di Palestina yang bersejarah, terungkap kepada kami (dalam upaya pribadi yang dilakukan untuk menindaklanjuti masalah real estate) kesepakatan yang diadakan Theophilus di kota Lod. Dan itu dalam kerangka pelenyapan wakaf dari Patriarkat Ortodoks di wilayah Sahel Ad-dzahabi Palestina (Jaffa, Ramla dan Lod), dan sebelum itu kami telah mengetahui hilangnya tanah dan real estate di Yerusalem, Nazareth dan Beit Jala, Bethlehem, Beit Sahour dan Al-Khudr, Haifa, Tiberias dan Caesarea, Al-Burwah. ”

Pernyataan ini muncul dalam sebuah keterangan yang dikeluarkan oleh gerakan kebenaran Ortodoks, yang salinannya diterima  oleh “Arab-48” pada hari Rabu (04/06/2018).

Gerakan itu menambahkan bahwa “Kesepakatan itu ditandatangani oleh Theophilus dengan perusahaan milik seorang aktivis Partai Likud…dan putra mantan wakil walikota Lod.”

Ditegaskannya bahwa “di bawah dokumen Tabu, kesepakatan itu ditandatangani pada bulan Agustus 2010 tercatat (Blok 5164; seksi- 24) Tanah itu terletak di desa “Jaani Yaar’ dengan luas sekitar 4 dunim, dengan nilai yang disepakati  hanya satu juta dolar. Berdasarkan peta perencanaan bagi kota Lod, itu diperuntukkan bagi pembangunan pencakar langit untuk untuk tempat tinggal, 18 lantai, yang didalamnya terdapat hingga 60 unit perumahan. Perusahaan tersebut telah melaksanakan pembangunan pencakar langit itu dan menjual semua unit yang tersedia kepada penduduk Yahudi, dan tampaknya bahwa perusahaan ini akan menambah 24 unit rumah lagi baginya.”

Dalam keterangannya tersebut, gerakan itu mengarahkan bebeberapa pertanyaan kepada Patriark Theophilus, “apakah demi 1 juta dolar anda menjual properti yang bernilai lebih dari 11 juta shekel? Anda menjualnya dan mengharamkan putera-puteri Lod untuk tinggal dan menetap di sini. Mereka yang berpegang teguh kepada gereja mereka dan sekolah mereka, dan menyumbang kepada komunitas mereka dan pramuka mereka, dan melindungi rumah-rumah mereka yang dilarang oleh pemerintah kotamadya untuk mengembangkannya. Bahkan sebagian terancam untuk dirobohkan. Dan anda memberikan izin bagi putera wakil ketua mantan walikota, properti ini untuk menjadi tempat tinggal bagi orang-orang Yahudi saja. Dan putera-puteri kami diharamkan bahkan dari sekedar membeli apartemen di dalam proyek ini yang berdiri di atas tanah hak milik kami dan  properti kami yang dicuri?!”

Dia mengingatkan bahwa “ketika terbongkar kesepakatan penghianatan ini, dijual tanah Mar Elias di Yerusalem, yang terletak di dalam wilayah yang dijajah pada tahun 1967 (dan beberapa orang bayaran menyebutnya sebagai  Talpiyut”). Patriarkat dan pembantu-pembantunya yang korup berdalih atas penjualan itu bahwa pihaknya telah menjual itu kepada para  investor sayap kiri “Israel”, dengan tujuan untuk melawan kotamadya Yerusalem yang rasis dan melepaskan diri dari bahaya yang ditimbulkan olehnya. Dengan demikian agar ini dipulangkan kepada Patriarkat agar dibangun di atasnya proyek pemukiman bagi putera-puteri Yerusalem (Dan sebagai informasi: di atas tanah tersebut akan dibangun proyek hotel untuk menambah proyek-proyek Betlethem dan wilayahnya.)

Tanah itu telah digadaikan kepada beberapa perusahaan dan bank, dan satu bagian darinya akan didirikan di atasnya bangunan-bangunan bagi proyek-proyek pemukiman Yahudi di daerah itu). Dan pada saat yang sama, yaitu tahun 2010, dilakukan kesepakatan yang disebutkan di Lod untuk kepentingan satu individu penanggungjawab dan calon di dalam partai Likud, bapaknya pada saat itu adalah orang Likud nomor-1 di Lod dan teman pribadi Sharon, dan telah diadili di pengadilan karena keterkaitannya dengan David A. Apple dan skandal yang dikenal pada saat itu sebagai “pulau-pulau Yunani.” Semua kebohongan, penipuan, dan kepura-puraan ini tidak mengedipkan kelopak mata anda dan tidak membuat bibir anda gementar! Atas nama hukum, malaikat atau keimanan kalian memiliki wewenang menata property gereja, dan kalian tutupi cakrawala bagi putera-puterinya yang menjamin kelangsungan hidupnya.

Gerakan Kebenaran Ortodox ini menutup dengan kalimat sesungguhnya “di masa anda Patriark menjadi agen yang melenyapkan property gereja. Anda bukan lagi seorang pemimpin spiritual. Anda adalah ketua bagi sekelompok orang yang hampir punah. Tuntutan kami dari dulu dan masih sampai sekarang agar anda mencabut diri dari masyarakat. (i7)

—————-

Sumber: www.arab48.com, terbit: 04/07/2018 – 16:24.

,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *