Kantor Nasional Pertahanan Tanah Palestina: Penjajah Zionis Percepat Rencana Aneksasi

Tepi Barat – Kantor Nasional Organisasi Pembebasan Palestina untuk Pertahanan Tanah dan Perlawanan Pemukiman mengatakan bahwa persetujuan Menteri Perang Penjajah Zionis, Naftali Bennett, untuk memperluas pemukiman ilegal Efrat di Betlehem selatan adalah berdasarkan instruksi mendesak dari Netanyahu sebelum Bennet melepaskan jabatan dan beberapa hari sebelum kunjungan oleh Kemenlu AS Mike Pompeo bagi Pelaksanaan aneksasi Tepi Barat.

Kantor tersebut menambahkan dalam laporan pekanannya bahwa persetujuan Bennett untuk membangun 7.000 unit pemukiman baru di pemukiman ilegal Efrat adalah tindakan yang sangat serius. Disebutkan pula bahwa aktivitas pemukiman di aeal yang disebut “E1” di kota Alquds atau Yerusalem Timur bertujuan untuk mematikan “solusi dua negara selamanya”.

Laporan tersebut menyatakan bahwa Penjajah Zionis berencana untuk membangun pemukiman baru yang oleh Penjajah Zionis disebut sebagai “The Eagles Hills” atau “Perbukitan Elang” akan memisahkan Betlehem dari desa-desa Palestina lainnya.

Laporan itu juga mengungkapkan bahwa seorang anggota Knesset dari Likud telah menyetujui dengan para pemimpin pemukiman ilegal dan dengan dukungan Menteri Ekonomi Penjajah Zionis untuk memperkenalkan rancangan undang-undang yang memaksakan kedaulatan Penjajah Zionis di berbagai pemukiman ilegal di Tepi Barat dan Lembah Yordan serta bagian utara kota Laut Mati.

Aksi Kekerasan Pemukim Yahudi

Laporan tersebut menyatakan bahwa para pemukim dari pemukiman ilegal Yaakov Talia, yang dibangun di atas tanah Masafer Yatta, mencuri hasil panen biji vetch pahit dari petani Palestina di Bir El Ad dan menghalangi mereka mencapai sumur air untuk memperoleh air bagi domba-domba mereka.

Para pemukim illegal juga meratakan sejumlah areal pertanian yang luas di dekat pemukiman ilegal Nigihot, yang dibangun di atas daerah Dura di Hebron selatan.

Sementara itu, militer Penjajah Zionis telah memerintahkan penghentian pembangunan dua rumah dan sebuah gudang di desa Qarawat Bani Hassan di Salfit..

Militer Penjajah Zionis juga telah menyita peralatan penggalian sumur dan crane di Qalqilya selatan setelah memerintahkan pekerjanya untuk berhenti bekerja.

Pemukim Penjajah Zionis juga memotong 450 pohon anggur di desa Khader di Betlehem selatan. Tentara Penjajah Zionis memerintahkan seorang warga di desa yang sama untuk berhenti melakukan pengerjaan dua tanaman merambat.

Enam perintah penghentian kerja konstruksi juga diterbitkan di Tulkarm utara dan satu lainnya di Ya’bad Jenin.

————-

Sumber: QudsN, 9 Mei 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *