Gaza: Angka Kemiskinan dan Pengangguran Capai 75 %

Seorang anak Palestina terlihat di luar rumahnya di daerah miskin Al-Zaytoon di kota Gaza pada 29 September 2014 [Ezz  Zanoun/Apaimages] 

Menteri Pembangunan Sosial di Jalur Gaza mengatakan kemarin (17/10) bahwa angka kemiskinan dan pengangguran in Jalur Gaza mencapai angka 75 persen pada tahun 2019.

Dalam siaran persnya dijelaskan bahwa 70 persen dari penduduk Jalur Gaza dalam kondisi rawan pangan. Ini, lanjutnya, adalah akibat dari “praktik-praktik agresif Penjajah Zionis yang terus meningkat sejak Intifada Kedua, yang pecah pada tahun 2.000, dan telah mengakibatkan lenyapnya pekerjaan ribuan warga Palestina.”

Akibatnya, ekonomi Palestina tidak lagi bisa “menciptakan lapangan kerja baru untuk mengakomodasi para pekerja yang belum terlatih itu.”

“Blokade yang diberlakukan oleh Penjajah Zionis di Jalur Gaza sejak 2006, membatasi pergerakan warga dan barang, ditambah lagi adanya tiga kali perang pada tahun 2008-2012-2014, dan pembagian kekuatan Palestina telah menciptakan realitas politik, ekonomi dan sosial yang kompleks dan sulit.”

Pernyataan itu menyebutkan bahwa indikator kemiskinan di Gaza “adalah yang tertinggi di dunia, dan bahwa upaya oleh lembaga pemerintah, internasional dan lembaga-lembaga lokal sebagian besar dikategorikan sebagai program bantuan, hanya mampu melayani sekitar 50 persen kebutuhan dasar dari keluarga-keluarga miskin.”

Kementerian menyerukan “bagi dijaminnya kerja-kerja kemanusiaan terpisah dari berbagai ketegangan politik, dan meningkatkan standar hidup rakyat Jalur Gaza dengan membuka perlintasan perbatasan dan membiarkan warga dan barang untuk bisa bergerak bebas.”

Kementerian tersebut juga menuntut “diperkuatnya koordinasi antara lembaga-lembaga sosial yang bekerja di Jalur Gaza … untuk mengamankan kondisi kehidupan yang layak bagi kaum miskin; selain meningkatkan bantuan kemanusiaan dan bantuan kepada rakyat Palestina melalui lembaga-lembaga internasional dan regional. “

Selama 13 tahun, negara Penjajah Zionis telah melakukan pengepungan ketat terhadap Gaza, yang mengakibatkan peningkatan secara dramatis angka kemiskinan dan pengangguran. (i7)

————-

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 18 Oktober, 2019 jam 09:15 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *