Angkatan Laut Penjajah Zionis Tembaki Nelayan Gaza

Nelayan Gaza pada 2 Juli 2019 [Mohammed Asad/Middle East Monitor]

Angkatan laut Penjajah Zionis hari Selasa (30/06) menembaki nelayan Palestina yang tidak bersenjata saat mereka sedang berlayar di lepas pantai Kota Gaza, hingga memaksa mereka kembali lagi ke pantai, demikian seperti dilaporkan kantor berita Wafa.

Menurut koresponden Wafa, Angkatan Laut Penjajah Zionis menembakkan peluru dan bom ke arah para nelayan yang berlayar sekitar tiga mil dari Gaza utara, di pantai Al-Sudaniya, memaksa mereka untuk meninggalkan kegiatan memancing dan pulang ke rumah.

Tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Pasukan Angkatan Laut Penjajah Zionis dan kapal perang mereka telah lama melecehkan nelayan-nelayan Gaza, menembaki mereka, merusak kapal mereka dan melakukan penangkapan. Kadang-kadang nelayan terluka atau terbunuh dalam beberapa serangan tersebut.

Federasi Umum Serikat Buruh Palestina (PGFTU) mencatat 17 kali pelanggaran Penjajah Zionis terhadap nelayan di Gaza sejak awal tahun ini.

Menurut Sami Al-Amasi, kepala Serikat Buruh Palestina di Gaza, bulan lalu bahwa industri perikanan, yang merupakan sumber pendapatan utama bagi ribuan warga Gaza, mengalami penurunan hingga 50 persen karena Penjajah Zionis terus-menerus mengintimidasi para nelayan, demikian seperti dilaporkan oleh Al-Quds Al-Arabi.

Menurutnya, dengan adanya Covid-19 saat ini semakin menambah kerugian bagi para nelayan Gaza.

Selain menyerang nelayan, Penjajah Zionis secara regular melarang kapal-kapal mengakses perairan Gaza dan mengurangi zona penangkapan ikan yang bisa diakses warga Palestina dari Gaza.

Otoritas Angkatan Laut Penjajah Zionis telah memberlakukan blokade laut di pantai Gaza sepanjang 40 kilometer, sejak 2007.

Blokade Penjajah telah melarang aktivitas penangkapan ikan bagi 3.700 nelayan terdaftar di Gaza – mayoritas dari mereka hidup di bawah garis kemiskinan menurut B’Tselem, kelompok HAM negara Penjajah Zionis – dengan menyusutkan zona penangkapan ikan dari 25 mil laut, menjadi hanya enam hingga sembilan laut mil.

Awal bulan ini, seorang tentara Penjajah Zionis dijatuhi hukuman 45 hari kerja bakti (Community Service) karena membunuh seorang nelayan Palestina di lepas pantai Gaza pada tahun 2018.

Sumber: middleeastmonitor.com, terbit: 30 Juni 2020 pukul 15:47



Website: https://www.aspacpalestine.com/
Fanpage: https://web.facebook.com/AsiaPacificCommunityForPalestine/
IG: https://www.instagram.com/aspacpalestine/
Grup WA: https://chat.whatsapp.com/EE6MtmWJLqlHq5KIJGbm8P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *