Akan Dihapus Dari Daftar Teroris, HAMAS Puji Pengadilan Uni Eropa

Gaza – Gerakan Islam di Palestina, Hamas, pada hari Jumat (06/09) memuji keputusan sebuah pengadilan Eropa untuk menghapusnya dari daftar teroris dunia, demikian seperti dikutip dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara Hamas, Hazim Qassim, menjelaskan dalam pernyataannya bahwa keputusan itu adalah hal “positif dan merupakan langkah yang tepat menuju ke arah yang benar.”

Qassim menambahkan “kami berharap keputusan ini akan membawa sepenuhnya penghapusan nama gerakan ini dari setiap daftar yang tidak adil manapun.”

Sementara itu, dia bersikeras bahwa “menentang penjajahan negara Penjajah Zionis adalah sah menurut konvensi dan hukum internasional.”

Dia menekankan bahwa “mengklasifikasikan Hamas atau faksi perlawanan Palestina yang manapun sebagai organisasi teroris adalah sama sekali tidak benar dan tidak adil bagi perjuangan legal rakyat Palestina melawan penjajahan.”

Pejabat Hamas menegaskan bahwa gerakan ini “akan terus mempraktikkan haknya dalam membela rakyat Palestina dan melindungi mereka sampai tercapainya kemerdekaan mereka dan hak untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka.”

Pernyataan Hamas ini terbit pasca sebuah siaran pers yang dibuat oleh pengacara Hamas, Khalid Al-Showly, di mana ia mengumumkan “Pengadilan Tingkat Pertama Eropa di Luksemburg memutuskan pada hari Kamis untuk menghapus gerakan Hamas, dan sayap bersenjata Brigade Al-Qassam, dari daftar terorisme dunia. “

Al-Showly menjelaskan bahwa keputusan pengadilan tersebut belum final, tetapi berbagai keputusan pengadilan sebelumnya tentang pemasukan kembali Hamas dan sayap militernya ke dalam daftar teroris “adalah batal demi hukum dan tidak berlaku”.

Mengenai pentingnya putusan ini, Al-Showly menyatakan bahwa “Hamas adalah pihak yang menentang berbagai keputusan (pengadilan sebelum) ini dan pentingnya putusan (yang menghapus Hamas dan sayap militernya dari daftar hitam)  ini adalah membatalkan berbagai keputusan pengadilan sebelum ini.”

Dalam kasus semacam ini, untuk bisa dikeluarkan dari sebuah daftar hitam merupakan sebuah proses yang panjang dengan banyak tantangan beragam keputusan yang diambil dengan latar belakang politis (i7).

————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 7 September 2019 pukul 11.23 pagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *