Anggota Mossad Jadi Utusan Menteri Pertahanan Israel untuk Timur Tengah

Dalam langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menunjuk Erig Ben Haim,seorang Mossad (unit intelijen asing Israel) , sebagai Utusan Khususnya untuk Timur Tengah.  Ini adalah nama (jabatan) diplomatik Israeluntuk dunia Arab, seperti  yang dilansir Channel-10 Israel dari seorang pejabat di Kementerian Pertahanan.

.Pejabat itu, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan Ben-Haim akan segera memulai pekerjaannya. Diantara bagian dari tanggung jawabnya mencakup komunikasi dengan dunia Arab serta berkomunikasi dan berhubungan dengan negara-negara Barat yang memiliki perwakilannya di kawasan tersebut. Kantor Lieberman telah membenarkan pemberitaan ini.

Menurut Channel-10, kasuspertama yang ditugaskan kepada Ben Haim adalah bencana kemanusiaan di Jalur Gaza dan upayanya untuk memobilisasi sejumlah besar negara-negara Arab dan Barat agar menunjukkan kesiapan mereka berinvestasi di Gaza dan membiayai proyekrekonstruksi, seperti sarana penjernihan dan desalinasi air, produksi dan distribusi listrik.

Krisis kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza menyibukkan perangkat keamanan Israel. Dia  dianggap sebagai ancaman langsung bagi Israel karena dari Jalur Gaza telah terpasangbom waktu yang bisa meledak di wajah mereka kapan saja. Oleh karenanya dari waktu ke waktu Israel berupaya mencerna reaksi ini dan menundanya, dengan melupakan bahwa pengepungan penjajah terhadap jalur Gaza dan permusuhan yang berulang-ulang yang dilancarkannya sebagai penyebab utama krisis ini.

Sebelum sekitar dua minggu, Koordinator ProgramPemerintah untuk daerah-daerah Jajahan, telah berinteraksi dengan negara-negara Arab dan Barat, termasuk Mesir, Norwegia, Uni Eropa dan PBB dan lain-lain, untuk meredam krisis ini, Dan kemungkinan besarBen Haim akan melanjutkan upaya ini.

Langkah ini merupakan preseden di Kementerian Pertahanan, karena tidak ada Menteri Pertahanan sebelumnya di Israel yang menunjuk Utusan Politik Khusus. Para pejabat kementerian mengatakan bahwa keputusan Lieberman datang dengan latar belakang niatnya untuk menarik beberapa kekuasaan Keil Abu Rukn, pengganti Mordechai, dan mengosongkan posisi Koordinator Program Pemerintah di daerah-daerah jajahan dari setiap kepentingan politik.

Tidak jelas mengapa Menteri Pertahanan perlu Utusan Khusus ke dunia Arab, mengingat Israel menjalin hubungan keamanan dengan berbagai negara di dunia. Zohar Biltey, Kepala Majalah Politik dan Keamanan berharap yang memegang tanggung jawabHubungan Politik Rahasia dan Komunikasi dengan dunia Arab adalah Utusan Khusus Presiden dan  Penasehat Keamanan Nasional,  Meir Ben Syabat (i7)

———

Sumber: www.arab48.com

Terbit: 12/04/2018 – 23:04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *