Amnesty Desak Inggris Boikot Produk Permukiman Israel

aspacpalestine.com – London. Sekretaris Luar Negeri Inggris, Boris Johnson didesak memboikot penjualan semua produk permukiman Israel di Inggris. Seruan ini merupakan gerakan baru yang didorong oleh Amnesty Internasional.

Seruan pemboikotan itu, dikeluarkan oleh Amnesty Internasional dalam rangka memperingati 50 tahun penjajah Israel terhadap Tepi Barat, termasuk Al-Quds Timur dan Jalur Gaza. Hal ini juga meminta Sekretaris Luar Negeri Inggris untuk menghentikan perusahaan-perusahaan di Inggris yang beroperasi di permukiman-permukiman atau menghentikan penjualan hasil-hasil produksi permukiman”.

Menurut Organisasi HAM dunia tersebut bahwa barang yang bernilai ratusan juta pounds yang diproduksi di permukiman Israel telah diekspor secara global setiap tahun, meskipun faktanya banyak negara-negara di seluruh dunia secara resmi mengecam permukiman Israel itub sebagai sesuatu yang ilegal dan melawan hukum.

Bisnis Israel dan internasional juga telah memungkinkan dan telah memfasilitasi pembangunan serta perluasan permukiman, tambah amnesty.

Selama 50 tahun terakhir, “lebih dari 50.000 orang Palestina telah dihancurkan rumahnya, sementara 60.000 pemukim Israel dipindahkan ke dalam permukiman yang dibangun secara ilegal, Para pemukim banyak berikan jalan hanya untuk para pemukim dan dijaga oleh sebuah jaringan pos pemeriksaan militer Israel.”

Secara keseluruhan, Amnesty memperkirakan, “sekitar 1000 kilometer persegi tanah milik orang Palestina telha dirampas oleh pemukim Israel pada setengah abad yang lalu.

Sebagai bagian dari gerakan ini, Amnesty Internasional telah meluncurkan sebuah website baru bernama “50yearstoomany.uk”, dengan menampilkan sebuah audio visual tentang 50 tahun penjajahan itu.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *