Al-Quds Internasional: Penjajah Zionis Jadikan Al-Aqsha Sebagai Tempat Suci Bersama

Pusat Al-Quds memperingatkan upaya penjajah zionis mengambil kendali atas Masjidil Aqsha dan mengatur semua urusannya.

Ketua Pusat Al-Quds Internasional, Dr. Hasan Khatir menyatakan, penjajah zionis memperlakukan Masjidil Aqsha bukan sebagai tempat suci umat Islam, tetapi sebagai tempat suci bersama antara kaum muslimin dan yahudi. Penjajah zionis menggunakan semua cara keji mengambil kendali Al-Aqsha, hal ini bisa disaksikan lewat beragam sarana media.

Dalam keterangan persnya, Senin (4/3) Khatir menambahkan, penjajah zionis melanggar semua larangan agama dan kekhususan kaum muslimin di Al-Aqsha, menumpahkan darah kaum muslimin, membuka gerbang bagi ekstrimis yahudi untuk menyerbu Al-Aqsha.

Hampir 75 % halaman Al-Aqsha dialihfungsikan menjadi taman dan area public, di saat yang sama sejumlah aturan yang secara spesifik urusan kaum muslimin, seperti shalat, jumlah jamaah dan usia mereka serta tempat tinggalnya dikendalikan penjajah zionis.

Khatir menjelaskan, zionis mengambil kendali urusan Al-Aqsha, bahkan urusan bahan bangunan maupun arsitekturnya. Hampir setiap hari zionis memantau para imam, ulama, pegawai dan sekuriti Al-Aqsha.

Kasus penendangan Mushaf yang dilakukan tentara zionis merupakan rangkaian kejahatan mereka terhadap Al-Aqsha.

Khatir menyebutkan, penjajah zionis menjadikan dirinya sebagai penguasan utama di Al-Aqsha, dan hari ini berupaya menyita peran departemen Wakaf Islam atas Al-Aqsha dan infrastrukturnya. (infopalestine.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *