Agustus 2012

Lembaga Al-Aqsha untuk wakaf melaporkan, bahwa lebih dari seratus tentara Zionis penjajah menyerbu masuk ke perkarangan masjid suci Al-Aqsha pada hari Selasa kemarin (28/8).

Tak cukup sampai di situ, lembaga ini juga memberikan keterangan bahwa pada hari yang sama, sebanyak seribu turis asing memasuki perkarangan Al-Aqsha dan mereka mengenakan pakaian tak sopan tanpa ada sama sekali rasa hormat terhadap kemulian masjid suci Al-Aqsha.

Masih menurut laporan lembaga ini, bahwa kondisi seperti ini merupakan awal dari kunjungan yang akan terjadi nanti yang diprediksikan akan jauh lebih besar jumlahnya, tepatnya pada musim hari raya Yahudi yang tinggal beberapa hari lagi.

Seorang analis mengatakan, ini sebagai kompensasi bagi Israel. Karena pada saat bulan Ramadan kemarin Zionis membuka kesempatan selebar-lebarnya kepada ratusan ribu orang Palestina untuk sholat di masjid Al-Aqsha. Tanpa terkena syarat usia harus di atas 40 tahun seperti di hari-hari biasa. Dan kelonggaran ini baru pertama kalinya dilakukan oleh Zionis.

Ia kemudian berpendapat, maka jangan salahkan apabila kemudian sekarang Israel mengerahkan rakyatnya untuk masuk Al-Aqsha, ini ibarat timbal balik dari yang mereka lakukan terhadap warga Palestina pada bulan Ramadan kemarin. Karena itu semua sudah menjadi akal bulus Zionis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *