Aga Minta UNRWA tekan Israel Terkait Kesehatan Pengungsi

aspacpalestine.com – Gaza. Anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, Dr Zakaria Aga meminta Pierre krahenbuhl (Komisioner Jenderal Badan Bantuan dan Kerja untuk Pengungsi Palestina PBB) menekan negara penjajah Israel untuk mengizinkan orang sakit dan kasus kemanusiaan serta kasus lainnya melewati pos pemeriksaan Tepi Barat dan lainnya, Kamis (7/9/2017). Selain itu, Aga juga mendesak UNRWA untuk menekan Israel agar memfasilitasi kebebasan bergerak untuk para warga dan barang-barang dari dan menuju jalur Gaza.

Hal tersebut disampaikan saat Aga melakukan pertemuan dengan komisaris Jenderal UNRWA tersebut di kantornya di Jalur Gaza.

Komisaris UNRWA memberitahu Aga terkait hasil dari kunjungannya selama 2 hari ke Jalur Gaza selama 2 hari ke Jalur Gaza untuk mempelajari proyek UNRWA, berupa sekolah-sekolah dan fasilitas-fasilitas kesehatan serta fasilitas-fasilitas sosial di Rafah dan Khan Younis. Kunjungan Sekretaris Jenderal PBB dan pentingnya kunjungan ini dalam rangka menegaskan dukungan masyarakat internasional yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal PBB untuk masalah pengungsi Palestina dan warga Jalur Gaza, Khususnya pernyataan dukungan untuk mendirikan negara Palestina sesuai dengan solusi dua negara.

Aga meminta krahenbuhl untuk kembali mengoperasikan bagian persalinan di rumah sakit Qalqilia. Dia menegaskan pentingnya kelanjutan memberikan pelayanan kepada pengungsi dan pentingnya bekerja dalam menemukan mitra untuk mengembangkan pekerjaan di rumah sakit dengan cara yang tepat dan sesuai dengan keperluan. Terutama karena ini adalah satu-satunya rumah sakit UNRWA. Defisit di dalam anggaran UNRWA seharusnya tidak mempengaruhi pengungsi Palestina.

 

Sumber: samanews.ps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *