Administrasi Penjara Israel Terus Abaikan Medis Para Tawanan di Asqolan

aspacpalestine.com – Tepi Barat. Pengacara Badan Urusan Tawanan dan Pembebasan Tawanan, Karim Ajwa mengatakan bahwa pihak administrasi penjara-penjara Israel terus mengabaikan medis para tawanan yang sakit, Rabu pagi (16/8/2018). Pengabaian tersebut merupakan kebijakan yang dikeluarkan dengan sengaja oleh otoritas Israel terhadap para tawanan.

Setelah melakukan kunjungan ke penjara Asqolan, Selasa (15/8/2018), Ajwa menambahkan bahwa tawanan Mahmoud Abu Khrbah (53 tahun) merupakan tawanan dari kamp ‘Ain Sulton di provinsi Ariha.  Mahmud ditahan di penjara Israel sejak 30 tahun. Dia menderita sejumlah masalah kesehatan dan tidak mendapatkan pengobatan-pengobatan yang diperlukan.

Dilansir bahwa dia menderita masalah jantung dan sakit kulit sejak 8 bulan lalu. Selain itu, dia juga menderita tekanan darah, kolestrol, lemak darah, dan masalah-masalah lain di beberapa waktu terakhir di bagian tulang belakang.

Ajwa juga memberikan informasi bahwa tawanan Al-Barghouti (44 tahun) dari distrik Aboud, Ramallah. Dia ditahan seumur hidup sebanyak 2 kali, sejak tahun 45.

aksi mogok yang dilakukan terakhir menyebabkan peradangan di tangan dan masalah-masalah di denyut nadi. Disamping itu, Bourghotti tidak mendapatkan pengobatan yang diperlukan bagi kondisi kesehatannya.

 

Sumber: safa.ps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *