6 Warga "Israel" Terkena Bom Perlawanan di Pemukiman "Gilav Gaza"


Enam warga “Israel” termasuk tiga orang tentara terluka Selasa (29/05) oleh pecahan bom yang ditembakkan kelompok perlawanan dari Jalur Gaza dan berhasil mendarat di pemukiman yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

Channel-10 “Israel” melaporkan bahwa sebuah tembakan mortir mendarat di Ashkol (selatan Jalur Gaza), melukai tiga pemukim, satu diantaranya dengan kondisi gawat.

Surat kabar berbahasa Ibrani, Maariv menjelaskan bahwa pihaknya diijinkan untuk memberitakan korban seorang tentara Israel yang mengalami luka cukup serius, dan dua tentara lainnya dengan luka ringan akibat tembakan mortir dari Gaza tanpa menyebutkan lokasi kejadiannya.

Situs website Yediot Aharanot melaporkan “bahwa sejumlah roket ditembakkan ke arah pemukiman (Yahudi) di Jalur Gaza utara, beberapa diantaranya mendarat di Ashkelon dan tepi pantainya dan “Lakhis” di timur laut.  Sementara anti rudal “kubah besi” mampu mencegat dua rudal tanpa menimbulkan jatuhnya korban.

Menurut surat kabar itu, pencegatan “kubah besi” terhadap dua rudal tersebut terjadi di atas pemukiman, dimana pecahan rudalnya berjatuhan di sekitar sekolah di dalam kota itu.

Pada Selasa siang menjelang sore, kelompok perlawanan Palestina menembakkan rudal kedua ke arah permukiman “Israel” yang berdekatan dengan Jalur Gaza, sementara pihak Penjajah Zionis mengumumkan bahwa mereka telah mengebom 35 titik di Jalur Gaza.

Beberapa media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa suara sirene terdengar di pemukiman Ashkelon, Sderot dan Zikkim. Sementara itu “Kubah Besi” menembakkan beberapa rudal untuk mencegat rudal gerakan perlawanan yang ditembakkan dari Gaza.

Menurut Channel-14 berbahasa Ibrani, bahwa dalam situasi eskalasi ini telah diterbitkan instruksi kepada para pemukim dari “Gilav Gaza” hingga wilayah Ashkelon untuk tetap berada tidak jauh dari lokasi penampungan.

Situs berbahasa Ibrani, Surjim melaporkan bahwa bahwa pecahan-pecahan rudal dari kubah besi jatuh di atas sekolah di Sderot tanpa menimbulkan korban luka.

Ronin Manlis, juru bicara tentara Israel, menyatakan bahwa “kubah besi” itu telah mencegat 25 tembakan.

Pada pagi hari ini , Penjajah mengakui akan jatuhnya 28 tembakan mortir di atas pemukiman “Gilav Gaza”.
Belum ada pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh faksi-faksi perlawanan yang mengklaim aksi pemboman  ini.  Tetapi Hamas, Jihad Islam dan komite-komite perlawanan menegaskan bahwa apa yang terjadi ini adalah bagian dari pertahanan rakyat Palestina dan hak membalas yang alami terhadap kejahatan penjajahan.

Seorang juru bicara militer Penjajah mengatakan: bahwa jet tempur dan pesawat-pesawat lainnya menyerang lebih dari 35 target di tujuh lokasi milik Jihad Islam dan Hamas di Jalur Gaza.

Dia mengklaim telah menargetkan 6 lokasi militer, termasuk gudang persenjataan, dan target angkatan laut dan markas besar. Diantara sasarannya adalah menyerang terowongan yang dipergunakan untuk menyerang dengan kedalaman 900 meter di selatan Jalur Gaza. (i7)

——————————-

Sumber: www.palinfo.com, terbit: 04:20:27 sore.

, , , ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *