6 Skema Pemukiman Baru di Yerusalem Yang Dijajah


Oleh: Muhammed Wedd

Komisi Penataan dan Pembangunan Kabupaten dan Kotamadya Penjajah di Yerusalem menggerakan enam skema untuk pembangunan unit-unit perumahan pemukiman Yahudi di Yerusalem yang terjajah. Hal ini dilakukan pasca pelarangannya selama dua tahun bagi pergerakan skema-skema pemukiman baru di timur Garis Hijau, dan mencukupkan diri dengan menggerakkan skema yang dibatalkan pada era pemerintahan AS sebelumnya.

Menurut radio resmi “Israel”, “Dulu” beberapa institusi Penataan dan Pembangunan di negara itu telah memulai kerjasama dengan kotamadya, menggerakkan 6 skema atau perencanaan pemukiman di Yerusalem, untuk mendirikan lebih dari 1.000 unit perumahan pemukiman di barat dan timur pemukiman Yahudi “Pisgat Ze’ev”. Hal itu muncul setelah pelarangannya selama dua tahun hingga penggerakan dan pengesahan terhadap proyek-proyek pemukiman di timur Garis Hijau.

Menurut Komisi Penataan dan Pembangunan di Yerusalem, pembahasannya seputar 6 skema yang mencakup 1.000 unit perumahan yang akan dibangun di timur dan barat pemukiman “Pisgat Ze’ev”, dan pengesahannya didahului oleh skema pemukiman Gilo, yang mencakup 3.000 unit rumah, sementara telah disetujui 1.500 unit rumah di pemukiman “Ramat Shalom” dan ditambahkan kepadanya beberapa skema lain yang telah dibekukan di dalam laci-laci. Komisi Penataan dan Pembangunan, menolak untuk memberikan keterangan dan merincikan hal ini.

Kantor walikota Penjajah di Yerusalem telah memulai bersama pemerintahan AS Donald Trump menggerakan proyek-proyek pemukiman di beberapa pemukiman yang berdiri di timur Garis Hijau. Dimana “Israel” telah menahan diri dari aktivitas pemukiman di daerah-daerah tersebut pada masa pemerintahan mantan Presiden AS, Barack Obama, untuk mengantisipasi sikap menentang oleh Washington dan masyarakat internasional yang memandang aktivitas semacam ini sebagai pelanggaran batas garis merah.

Skema-skema dan unit-unit pemukiman ini yang akan disajikan kepada Komite Penataan dan Pembangunan kotamadya Penjajah,  merupakan bagian dari ribuan unit pemukiman yang dibekukan selama masa pemerintahan Obama, di mana Pemerintah Israel langsung pasca Trump menerima kekuasaan di Gedung Putih, muali menggerakkan rencana pembangunan lebih dari 30.000 unit perumahan baru Di Yerusalem yang dijajah. (i7)

———–

Sumber: www.arab48.com, terbit: 03/07/2018 – 10: 23.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *