50 Tahun Berlalu, Puluhan Ribu Orang Palestina Ditahan karena Protes Politik

aspacpalestine.com – Tepi Barat. Ahad (27/8/2017), Bertepatan dengan 50 tahun pemerintah Israel mengeluarkan perintah militer 101. Hukum tersebut merupakan hukum yang kejam yang digunakan untuk menekan penyampaian politik orang-orang Palestina di Tepi Barat, selama beberapa dekade, ujar Amnesty International dalam peringatan peristiwa tersebut.

Pada awalnya hukum diterapkan oleh komandan militer Israel untuk tidak mengizinkan orang-orang Palestina di Tepi Barat meluaskan, mengorganisir sebuah proses, berkumpul atau mewaspadai 10 orang lebih untuk tujuan proses politik, termasuk sebuah peristiwa atau tempat orasi politik dibuat. “Atau untuk sebuah permasalahan yang mungkin dianggap sebagai politik atau bahkan mendiskusikan hal semacam itu,” menurut NGO hak asasi manusia tersebut.

Dengan menggunakan hukum ini, otoritas Israel telah menangkap ratusan atau ribuan orang-orang Palestina selama lima dekade terakhir, termasuk wanita dan anak-anak. Penangkapan tersebut berdasarkan hukum militer 101, meskipun orang tersebut hanya hadir dalam demonstrasi damai yang dianggap oleh pasukan Israel sebagai hal yang politis.

Menurut badan hak asasi tawanan, Addameer bahwa 6.128 orang Palestina telah ditahan oleh Israel selama bulan Juli, 320 orang diantaranya adalah anak-anak. Grup tersebut memperkirakan bahwa 40 persen laki-laki Palestina akan ditahan oleh Israel pada suatu saat dalam kehidupan mereka.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *