Uskup Agung Yerusalem: ‘Semua di Palestina Jadi Sasaran Penjajahan “Israel””

Atallah Hanna, Uskup Agung Palestina dari Gereja Ortodoks Yunani Yerusalem, mengatakan kemarin (01/02) bahwa “semuanya yang berbau Palestina di Yerusalem menjadi sasaran penjajahan “Israel”.”

Dalam pertemuan dengan delegasi dari Médecins Sans Frontières (MSF) atau “Dokter Tanpa Batas” Hanna menjelaskan berbagai bahaya yang mengancam eksistensi dan jati diri warga Palestina di Kota Suci, demikian seperti dilancir oleh Al-Wattan Voice.

“Segala sesuatu berada dalam bahaya di Yerusalem,” kata Hanna, menambahkan: “Situs suci dan wakaf milik Umat Islam dan Kristen menjadi sasaran untuk perubahan di kota kami, identitasnya disembunyikan dan eksistensi kami sebagai bangsa Palestina dan Arab termarjinalkan.”

Hanna menambahkan bahwa “baru-baru ini, penajajh “Israel” telah membatalkan perayaan ke-50 tahun berdirinya Rumah Sakit Al-Maqased yang telah direncanakan sebelumnya.” Dia mencatat bahwa penjajah telah membatalkan banyak acara-acara Palestina yang telah direncanakan sebelumnya untuk berlangsung di Yerusalem.

Uskup Agung mengatakan bahwa rakyat Palestina “hidup di bawah siksaan berat dan penganiayaan yang kejam,” sambil menunjukkan beberapa lembaga Palestina yang ditutup oleh “Israel” di kota ini. “Tampaknya mereka ingin kita menyerahkan Yerusalem dan tunduk kepada kebijakan, peraturan, dan praktik mereka,” tambahnya.

Hanna melanjutkan: “Yerusalem adalah milik kami dan akan tetap jadi milik kami. Kami tidak akan pernah melepaskan hak kami di Yerusalem dan kami akan mempertahankannya dari penindasan “Israel”. ”

Berbicara kepada staf MSF, dia mengatakan: “Kami ingin anda tahu lebih dekat penderitaan rakyat Palestina dan penindasan yang disebabkan oleh penjajahan “Israel” di Yerusalem. Kami ingin pesan kami sampai kepada semua orang di dunia karena kami ingin lebih banyak lagi sahabat-sahabat bagi rakyat Palestina. ” (i7)

—————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 02/02/ Februari 2019 pada pukul 12:06 siang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *