Video - 350 Ribu Jamaah Hidupkan Lailatul Qadar di Masjid Al-Aqsha

Menurut Dirjen Wakaf di Yerusalem bahwa 350 ribu jamaah shalat telah turut serta menghidupkan malam Lailatul Qadar di Masjid Al-Aqsha yang di berkahi pada Senin malam (11/06), di tengah langkah-langkah ketat yang diterapkan oleh Otoritas Penjajah Zionis.

Sejak siang hari puluhan ribu warga Palestina berbondong-bondong pergi ke kota Al-Quds atau Yerusalem yang dijajah untuk memperingati malam dua puluh tujuh Ramadhan di Masjid Al-Aqsha.

Dewat Wakaf Islam di kota Yerusalem yang dijajah pada hari Senin mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan persiapan untuk menerima puluhan ribu tamu ke Masjid Al-Aqsha untuk melakukan shalat Tarawih dan khatam Al-Quran.

Dewan Wakaf menjelaskan bahwa telah berjalan kerjasama dengan para pemimpin “Al-Quds Scout” yang mensupervisi pemeliharaan ketertiban di Masjid Al-Aqsa bersama dengan para penjaga masjid. Juga telah dilakukan berbagai persiapan dengan tim-tim P3K dan tim kesehatan dan kedokteran. Dan juga persiapan dengan beberapa yayasan dan organisasi yang komitmen menyediakan puluhan ribu sajian berbuka bagi orang-orang berpuasa yang datang ke Masjid.

Menurut sumber-sumber palestina diperkirakan jumlah pembagian sajian berbuka tersebut mencapai hingga 150 ribu paket makanan, ditambah lagi dengan pembagian makan sahur bagi orang-orang yang berpuasa dan beri’tikaf di Masjid Al-Aqsha.

Di sisi lain, Otoritas Penjajah Israel terus melanjutkan prosedur yang sangat ketat di kota suci ini, dan telah mengumumkan bahwa peraturan yang diterapkan bagi warga yang masuk untuk sholat pada malam “Lailatul Qadr” sama dengan peraturan yang diterapkan kepada warga di hari-hari Jumat di bulan Romadhan yang penuh berkah ini.

Berdasarkan hal itu Otoritas Penjajah melarang masuknya warga Palestina dari Tepi Barat yang berusia kurang dari 40 tahun untuk masuk kota Yerusalem menuju Masjid Al-Aqsha, sementara wanita dari berbagai usia dan anak-anak hingga usia 12 tahun diperbolehkan masuk ke Yerusalem.

Kepolisian Penjajah telah tersebar dalam jumlah besar di kota Yerusalem, terutama di Kota Tua dan di gerbang-gerbangnya, dan ribuan pasukan khusus dan polisi Penjaga Perbatasan dikerahkan dan ditebar, dan penghalang militer dan besi didirikan di jalan-jalan kota dan pintu masuk dan puluhan patroli pejalan kaki dan penunggang kuda.
Otoritas Penjajah juga mengumumkan penutupan pos pemeriksaan Qalandia bagi pengendara mobil, baik yang akan keluar atau yang masuk, berlaku sejak waktu zuhur hari ini (11/06) hingga hingga Selasa pagi, dan perlitasan hanya akan diperbolehkan bagi pejalan kaki saja.

Polisi Penjajah menempatkan barikade di gerbang “Al-Quds Al-Qadimah” atau Yerusalem Lama dan gerbang-gerbang luar Masjid Al-Aqsa. Semua perkampungan dan jalan-jalan utama dan jalan penyangga yang berdekatan dengan dinding-dinding Kota Tua atau “Al-Baldah Al-Qadimah” juga ditutup. (i7)
————-
Sumber: www.aljazeera.net, terbit: 12/06/2018.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *