Jumat “Syuhada dan Korban Luka”: 56 Luka Diserangan Penjajah Timur Jalur Gaza

Oleh: Basil Maghribi

56 warga sipil Palestina menderita luka-luka, termasuk dua orang wartawan dan seorang tenaga medis, pada Jumat sore (18/05), setelah ditembak oleh pasukan Penjajah Zionis yang menyerang peserta Pawai “Kesetiaan kepada Syuhada dan Korban Luka” di pagar perbatasan timur Jalur Gaza.

Menurut koresponden WAFA, mengutip berbagai rumah sakit di Jalur Gaza bahwa lebih dari 23 warga Palestina yang terluka oleh peluru tajam dan inhalasi gas air mata di dekat garis perbatasan timur Jalur Gaza, saat para penembak jitu Penjajah menyerang para peserta dalam Pawai kerakyatan yang damai.

10 warga dipastikan terluka oleh peluru tajam selama bentrokan yang pecah di dekat zona militer Penjajah Zionis “Malika” di timur desa al-Zaytoun, sebelah timur Kota Gaza. Para korban itu dievakuasi menuju Rumah Sakit Shifa untuk perawatan dan kondisi mereka digambarkan sebagai cukup serius dan stabil.

5 warga Palestina lainnya terluka oleh peluru tajam selama bentrokan antara pasukan penjajah Zionis dengan para pemuda di timur Rafah di Jalur Gaza selatan. Mereka lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Abu Yusath Al-Najjar untuk mendapatkan pengobatan.

Selain itu, lima warga Palestina menderita oleh tembakan Israel saat bentrokan pecah di timur desa Khuza’a di timur Khan Younis di Jalur Gaza selatan. Mereka dievakuasi menuju Rumah Sakit Al-Urubiy di kota itu untuk mendapatkan pengobatan, diantara mereka tedapat wartawan yang menderita tembakan di kakinya.

3 warga lainya mendeita luka-luka akibat tembakan peluru tajam di timur Kota Jabalya utara Jalur Gaza, dalam bentrokan dengan Penjajah ddi dekat Zona militer  Zionis “Abu Safiya” timur Jabalya. Mereka lalu dibawa ke rumah sakit Indonesia yang terletak di Kota Beit Lahia yang bersebelahan untuk mendapatkan pengobatan.

Bentrokan juga terjadi di timur Kamp pengungsi Al Bureij di tengah Jalur Gaza. Penjajah Zionis menembakkan peluru tajam dan gas air mata ke arah warga yang berpartisipasi dalam Pawai Kepulangan di timur Kamp tersebut. Itu mengakibatkan jatuhnya korban yang tercekik oleh gas air mata.

Jumat siang kemaren, sejumlah besar warga turut berpartisipasi dalam Pawai “Jumat Syuhada dan Korban Luka” di sepanjang garis perbatasan timur Jalur Gaza. Itu merupakan hari Jumat kedelapan berturut-turut dalam rentetan acara aksi Pawai Kepulangan yang sambung menyambung di Jalur Gaza.

“Pusat Informasi Palestina” mengatakan bahwa ribuan orang telah mulai berdatangan ke kamp-kamp Pawai Kepulangan yang tersebar di timur Jalur Gaza, berdesak-desakan dan jelas-jelas menantang pembantaian penjajah Zionis dan keberlanjutan aksi sampai tercapainya tujuan.

Ini adalah Jumat pertama pasca terjadinya pembantaian terror yang dilakukan oleh pasukan Penjajah Zionis “Israel”, terhadap peserta pawai “Kepulangan Jutaan” dan pemecah blokade pada hari senin lalu, dimana dalam peristiwa itu telah gugur sebagai syuhada 62 warga Palestina, dan hampir tiga ribu orang  lainya mengalami luka-luka.

“Pusat Informasi Palestina,” mengatakan bahwa “para demonstran mulai membakar ban-ban karet di timur timur Kamp-kamp Kepulangan,  ​​untuk mengaburkan pandangan para penembak jitu,. Sementara para pemuda terus membakar hutan-hutan Penjajah dengan menerbangkan layang-layang; di mana menurut berbagai media Penjajah telah berhasil menimbulkan kebakaran yang luas di timur Jalur Gaza.

Di Khan Younis, datang Yahya Sinwar, Komandan Gerakan Hamas Gaza ke Kamp Kepulangan di Timur Khuza’a untuk berpartisipasi dalam “Jumat Kesetiaan kepada Syuhada dan Korban Luka”.

Diperkirakan aksi itu terus berlanjut hingga pasca shalat taraweh hari ini, dimana diadakan acara Buka Puasa Bersama di dalam Kamp-kamp Pawai Kepulangan Akbar.

Acara Jumat ini terlaksana setelah seruan-seruan yang serupa dari berbagai kekuatan nasional dan kekuatan Islam, dan Dewan Tinggi Nasional Pawai Kepulangan dan Pemecah Blokade, yang memastikan berlanjutnya aksi Pawai tersebut. (i7).

————–

Sumber: www.arab48.com, terbit: 18/05/2018 – 18:34.

, , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *