25% Pemukim Yahudi di Tepi Barat Dikarantina

Beberapa pemukim Yahudi mengungkapkan kemarahan mereka di hadapan polisi-polisi negara Zionis di Tepi Barat pada 31 Augustus 2018 [Mamoun Wazwaz/Apaimages]


25 persen pemukim Yahudi di Tepi Barat telah ditempatkan dalam karantina, demikian seperti dilaporkan The Jerusalem Post, setelah puluhan warga Zionis itu terserang virus corona.

Efrat, yang terletak di bagian selatan Tepi Barat yang dijajah, tidak jauh dari Betlehem, memiliki populasi warga sekitar 13.000 pemukim Yahudi, dan diperkirakan sekitar 3.000 orang  “sekarang menjalani program isolasi”.

Dirjen Dewan Efrat, Yehuda Schweiger mengatakan kepada The Jerusalem Post bahwa menurutnya “ini akan semakin memburuk tidak hanya di Efrat tetapi di seluruh negeri, karena kami melihat setiap harinya jumlah [mereka yang sakit] semakin bertambah”.

34 pemukim di Efrat telah didiagnosis menderita virus ini, memicu diambilnya tindakan karantina yang terus meluas.

Menurut laporan itu, satu area tertentu di pemukiman itu menjadi pusat wabah lokal, di mana hampir 300 keluarga sedang menjalani karantina.

“Selama liburan Purim, kegiatan sinagog dan pesta terus berjalan di daerah itu”, laporan itu mencatat, dan “ternyata salah satu peserta terserang virus corona”.

Hasil tes kemudian menunjukkan bahwa hampir seluruh daerah itu harus dikarantina.

Selain itu, “seorang guru di sebuah sekolah besar di Efrat terkena virus itu dan seseorang dari AS juga dinyatakan positif mengidap penyakit itu”, laporan itu menambahkan.

Menurut beberapa laporan tambahan pekan ini, militer negara Zionis bersiap mengambil lebih besar lagi tanggung jawab dalam memerangi krisis ini melalui larangan perpindahan.

Ini termasuk persiapan oleh pasukan penjajah negara Zionis untuk “mengambil tindakan penutupan penuh semua checkpoint  Tepi Barat sementara kendali pemerintahan daerah ini harus diserahkan kepada polisi”.


————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 25 Maret 2020 jam 12:05 siang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *