19 Lembaga Eropa Desak Selamatkan Kehidupan Ribuan Warga Palestina Di Suriah

Sejumlah lembaga Palestina yang beroperasi di Eropa menyerukan untuk segera menyelamatkan kehidupan ribuan pengungsi Palestina di kamp Yarmuk, di ibukota Suriah, Damaskus, dan membuka jalan bagi bantuan kemanusiaan, setelah sebelumnya mereka dikepung lebih dari 90 hari.

Ke 19 lembaga tersebut dalam keterangan bersamanya, Jumat (18/10) menyatakan, kamp Yarmuk harus membayar mahal sejak berkobarnya konflik di Suriah dua tahun lalu, dan selama Sembilan bulan berada dalam blockade pada sebagiannya, kemudian diblokade penuh sejak 90 hari lalu, dimana lbeih dari 20 ribu warganya, terdiri dari anak-anak, para wanita dan lanjut usia terisolasi dan terpaksa berada di dalam kamp.  

Lebih dari 1500 rumah hancur, dan saat ini tidak tersambung dengan jaringan listrik, saluran komunikasi dan air, di samping habisnya bahan makanan, sehingga memicu salah seorang imam masjid di kamp membolehkan memakan daging kucing dan anjing untuk bertahan hidup, yang menimbulkan bencanya yang nyata.

Lembaga Eropa menyerukan kepada PBB untuk bertanggung jawab lewan perwakilannya, seperti UNRWA dan badan urusan pengungsinya, serta pentingnya komite palang merah internasional untuk memberikan bantuan bagi pengungsi di kamp Yarmuk, yang penghuninya mulai mengalami kelaparan.

Lembaga juga menyerukan kepada pemerintah Suriah dan Liga Arab untuk turut bertanggungjawab menghindarkan bencana ini.

Disebutkan bahwa kehidupan sekitar 20 ribu warga sipil di kamp Yarmuk sangat mengkhawatirkan, mereka terancam kelaparan maupun pembunuhan jika mereka berupaya keluar dari kamp.

Lembaga Eropa menuntut dihentikannya kebijakan melaparkan penghuni kamp, kebijakan ini merupakan kejahatan kemanusiaan. Serta menyerukan untuk menyeret para pelaku kejahatan yang mengepung kamp ke pengadilan internasional. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *