19 Keluarga Palestina Hidup di Gua-gua untuk Hindari Penindasan Penjajah Zionis

Lebih dari 19 keluarga Palestina mengungsi ke gua-gua di desa Al-Mufqara dekat Hebron untuk menghindari penindasan Penjajah Zionis.

Mohammed Hassan yang sudah berusia lima puluh tahun mengatakan dia pindah ke gua tahun lalu bersama dengan tujuh anggota keluarganya setelah pasukan Penjajah Zionis menghancurkan rumah mereka.

Hassan menjelaskan bahwa otoritas Penjajah Zionis terus menerus menerapkan berbagai larangan untuk bisa mengusir warga Palestina dari rumah mereka dan merebut tanah mereka supaya memungkinkan bagi para pemukim Yahudi menjajah tempat tinggal mereka.

Total sekitar 100 warga Palestina yang tinggal di gua-gua itu tidak memiliki akses air bersih, listrik, sekolah, dan jalan raya. Mereka mengandalkan air hujan dan menanam sayur mayur untuk kebutuhan makanan mereka, dan banyak dari mereka bekerja sebagai penggembala.

Uni Eropa dalam beberapa tahun belakangan ini memberikan kepada mereka perlengkapan rumah semi permanen yang terbuat dari seng dan panel surya untuk memproduksi tenaga listrik. Meski demikian, Penjajah Zionis sudah berulangkali menghancurkan tempat tinggal mereka dan merampas genset untuk keperluan listriknya. (i7)

————-

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 31 Desember 2019 pukul 12:01 siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *