159 Hari Kamp Pengungsian Yarmuk Diblokade

Kelompok Kerja Untuk Palestina-Suriah melaporkan, 9 korban baru gugur dalam pembantaian di kamp Dir’a, Sabtu (21/12) lalu, akibat serangan udara terhadap kamp Dir’a, tempat para pengungsi Palestina.

Laporan yang dirilis kelompok kerja, Senin (23/12) menyebutkan, warga kamp Yarmuk keluar pada Ahad kemarin mengikuti unjuk rasa menuju salah satu kantor pasukan oposisi (Jabhatun Nashr) yang menolak penandatanganan inisiatif solusi bagi krisis kamp Yarmuk, paska makin ketatnya blokade terhadap para penghuni kamp, dimana hampir setiap keluarga hidup tanpa makanan. Sejumlah pengungsi akhir-akhir ini banyak yang meninggal akibat gizi buruk dan kelaparan.

Rezim militer dan Front Rakyat memberlakukan blokade terhadap Kamp untuk hari ke 159 secara berturut-turut, yang memicu bencana kemanusiaan, akibat kelangkaan bahan pangan, obat-obatan dan bahan bakar, di samping tingginya harga bahan pangan, barang-barang dan sayur-mayur.

Sementara itu dalam rangka milad Sabit Merah Palestina, digelar work shop bertema “Peran Pemuda Dalam Merubah Performance Menuju Kehidupan Lebih Baik” di pusat organisasi pemuda, yang dihadiri lebih dari 13 LSM yang berkiprah di kamp.

Dalam konteks yang sama, Kampanye Solidaritas Eropa mengumumkan pesawat Eropa yang mengangkut bantuan untuk warga korban konflik di Suriah, telah mendarat di bandara internasional Damaskus, Ahad (22/12) kemarin dari bandara Roterdam Belanda. (palinfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *