1000 Hari Lebih Pengungsi Palestina Hidup Tanpa Air di Dar’a dan Kamp Yarmuk

aspacpalestine.com – Suriah. Penduduk Kamp pengungsi Yarmuk dan Dar’a terus menderita pemutusan pasokan air ke rumah-rumah mereka. Kondisi tersebut memaksa mereka menggunakan sumur artesis dalam waktu yang lama, dengan tujuan digunakan untuk air minum dan keperluan lainnya. Air sumur artesis merupakan satu-satunya sarana yang tersedia untuk warga kamp pengungsian di Dar’a dan Kamp Yarmuk.

Ahli dari Kelompok Kerja untuk Pengungsi Palestina di Suriah menegaskan bawah sebagian sumur yang diandalkan oleh para warga telah menyebabkan penyakit ginjal, khususnya digunakan terus menerus dalam waktu yang lama. Para ahli menjelaskan bahwa sebagian air sumur yang digunakan telah berisi endapan dengan kadar yang tinggi. Hal ini tidak dapat ditangani oleh jenis pengobatan kesehatan apapun.

Kelompok Kerja menyebut bahwa pemerintah Suriah menghentikan pasokan air minum dari kamp pengungsi Yarmuk untuk pengungsi Palestina sejak 1225 tahun yang lalu. Sementara itu, penghentikan pasokan air juga dilakukan di kamp pengungsi Dar’a sejak 1074 hari yang lalu.

 

Sumber: actionpal.org.uk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *