Setelah Ditutup 46 Hari, Gerbang Rafah Sementara Dibuka 3 Hari

Departemen Dalam Negeri di Jalur Gaza mengumumkan bahwa pihak berwenang Mesir di Rafah telah membutuskan untuk membuka gerbang perbatasan selama tiga hari awal pekan depan setelah penutupan yang berlangsung selama 46 hari.

Depdagri di Gaza mengatakan, “Pihak Mesir telah menyampaikan kepada kami tentang pembukaan gerbang perbatasan Rafah pada hari Sabtu, Ahad dan Senin depan, untuk memberi kesempatan kepada warga yang sangat membutuhkan untuk bepergian.”

Pihak berwenang Mesir telah menutup gerbang Rafah menyusul kudeta militer Mesir terhadap Presiden Muhammad Mursi. Pihak Mesir hanya membukanya sebagian setiap beberapa pekan. Gerbang sudah ditutup sejak 46 hari secara terus-menerus kecuali bagi para jamaah umrah.

Jurubicara Depdagri Palestina di Gaza, Iyad al Bazm menyebut keputusan pihak berwenang Mesir membuka gerbang selama tiga hari merupakan langkah yang baik namun tidak cukup. “Langkah ini tidak memenuhi batas minimal kebutuhan kemanusiaan untuk bepergian, yang harus dilakukan adalah pembukaan gerbang secara penuh,” terangnya. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *