SALAM UI Agendakan Bedah Buku Karya ASPAC for Palestine

Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Salam UI (Universitas Indonesia) melakukan kunjungan ke kantor ASPAC for Palestine pada hari Kamis (5/6). Kunjungan disambut langsung oleh Ketua ASPAC, Dr. Saiful Bahri, MA. Ditemani beberap staf dari pengurus harian, divisi kajian dan divisi media informasi.

Suasana kunjungan berlangsung hangat, setelah masing-masing pihak memperkenalkan diri, Saiful selaku ketua ASPAC menjelaskan sejarah berdirinya organisasi ini dan sejauh mana aktifitas yang telah dilakukan.

ASPAC menurut Saiful memberi perhatian khusus kepada kampus-kampus, karena menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa sehingga mudah untuk menyosialisasikan Palestina. Ia juga menjelaskan dalam membantu Palestina tidak terhenti hanya dalam bentuk penggalangan dana, namun juga dalam bentuk penambahan wawasan.

Di awal berdirinya ASPAC menggelar pertemuan intenasional melibatkan 23 negara. Masing-masing mengirimkan delegasinya. Di tahun 2014 ini, NGO Palestina ini telah menerbitkan 2 buah buku, Ensiklopedia Mini Al-Aqsha dan Forbidden Country. Kedua buku tersebut kini siap dibedah, baik untuk mahasiswa maupun para pengajar.

Dalam kesempatan itu Saiful juga berharap digagasnya aliansi mahasiswa se-Indonesia untuk Palestina. Pasalnya, dalam event NGO Palestina internasional dari 9 divisi yang dimintai perwakilan masing-masing negara, di Indonesia belum memiliki perwakilan dari representasif mahasiswa dan pemuda se-Indonesia untuk Palestina. “Apabaila hal ini digagas oleh teman-teman Salam UI dengan kampus-kampus yang lain, tentu itu hal yang sangat baik sekali,” harap Saiful.

Dalam kesempatan itu perwakilan dari Salam UI juga berbagi agenda, diantaranya kemungkinan melakukan bedah buku karya ASPAC for Palestine yang waktunya akan dikonfirmasikan lebih lanjut kepada pihak ASPAC. (msy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *