Pernyataan Sikap Terkait Tragedi Kemanusiaan di Mesir

PERNYATAAN SIKAP

No. 11/ASPAC-PAL/VIII/2013

 Tentang

Tragedi Kemanusiaan di Mesir

 Menyikapi pembantaian biadab junta militer Mesir terhadap para peserta aksi damai seantero Mesir, serta dibunuhnya proses demokrasi yang baru saja berjalan di negeri itu, kami dari Asia Pacific Community for Palestine, sebuah lembaga konsorsium organisasi dan tokoh peduli Palestina menyatakan sikap sebagai berikut : 

  1. Mengutuk keras parade tragedi kemanusiaan berdarah sejak kudeta rezim militer 3 Juli lalu; pembantaian massal di depan markas Garda Republik ketika sedang melaksanakan shalat Subuh (8 Juli 2013), pembantaian di provinsi Manshuroh (19 Juli 2013), pembantaian massal di Monumen Sadat (27 Juli 2013), pembantaian massal di Nahdha dan Rabea Adawea (14 Agustus 2013), pembantaian di Ramses (16 Agustus 2013 M) serta pembantaian berdarah lainnya yang terus berlangsung hingga kini di wilayah Mesir.
  2. Mengutuk keras kebiadaban aparat dalam membubarkan aksi damai di Nahdha Square dan Rabea Adawea yang menimbulkan jatuh korban yang begitu banyak. Untuk menghilangkan jejak pembantaian yang ada, aparat memutus aliran listrik, koneksi internet dan bahkan saluran siaran televisi yang menyiarkan kebiadaban ini secara langsung. Para juru kamera, wartawan domestic dan asing ditembaki sniper dari atas gedung militer. Ini merupakan pembantaian massal yang biadab.
  3. Mengutuk keras tindakan biadab aparat dalam memperlakukan para demonstran yang telah wafat atau dalam perawatan di RS Darurat Rabea Adawea. Banyak korban luka parah yang akhirnya menemui ajal karena aparat melarang ambulan masuk ke lokasi. Aparat juga menghentikan aktivitas tim medis yang tengah melakukan operasi darurat sehingga korban luka semakin parah.
  4. Menyeru dan mendorong lembaga HAM Nasional dan Internasional untuk mengungkap kejahatan kemanusiaan dan menyeret pelaku kebiadaban di Mesir ini ke Mahkamah Internasional di Den Haag.
  5. Mendesak Pemerintah Indonesia yang menganut politik bebas-aktif untuk bersikap tegas dan adil, mewakili suara kemanusiaan dari Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.
  6. Menyeru dan mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia: lembaga Pemerintah dan Parlemen, Partai Politik, Organisasi Massa, Lembaga Kemanusiaan, LSM,  dll., untuk berperan aktif dalam memberikan dukungan moril, doa, bantuan kemanusiaan, dan bantuan konkret lainnya bagi rakyat Mesir.
  7. Mendesak masyarakat dan lembaga internasional khususnya Dewan Keamanan PBB untuk sesegera mungkin menghentikan pertumpahan darah dan mencegah parade pembantaian massal yang terus berlangsung di seantero Mesir. 

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan dengan tegas agar tidak ada lagi jatuh korban rakyat yang tidak berdosa di Mesir dan proses demokrasi dapat berlangsung dengan baik, jujur, dan bertanggung jawab.

 

Jakarta, Sabtu 17 Agustus 2013

Asia Pacific Community for Palestine

 

Dr. Saiful Bahri, MA.

Ketua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *