Pernyataan Sikap ASPAC for Palestine terhadap Tragedi di Palestina

Tentang

Tragedi Kemanusiaan di Palestina

 

 

Menyikapi pembantaian biadab Israel terhadap Palestina yang menyebabkan tewasnya warga sipil palestina dan ratusan korban terluka,kami dari Asia Pacific Community for Palestine, sebuah lembaga konsorsium organisasi dan tokoh peduli Palestina menyatakan sikap sebagai berikut :

1.   Mengutuk keras serangkaian serangan yang dilakukan Israel ke Palestina yang menimbulkan jatuh korban yang begitu banyak: Gempuran dua pesawat zionis di bagian utara dan tengah jalur gaza (29 Juni 2014), Gempuran Bom di segenap wilayah gaza (1 Juli 2014), Pembunuhan remaja Palestina dengan cara dimutilasi dan dibunuh di Al-Quds (2 Juli 2014), Serangan udara ke gaza bagian timur (3 Juli 2014), gempuran tank melalui serangan darat di Rafah Timur, Gaza Selatan (4 Juli 2014) dan serangan-serangan lain yang dilakukan sampai saat ini.

2.   Mengutuk keras kebiadaban Israel dalam operasi militer penangkapan sejumlah 658 warga Palestina di tepi barat. Jumlah tawanan di Hebron mencapai 23 orang, di Nablus 107 orang, di Bethehem 88 orang, di Jenin 64 orang, di Ramallah dan Birath 61 orang, di Al-Quds 39 orang, di Tulkarn 26 orang, di Qalkilla 18 orang, di Selfit 10 orang, di Thubas 10 orang, dan di Jerikho 1 orang.

3.   Menyeru kepada pemerintah di Negara-negara Asia Pasifik untuk melakukan, mendukung, serta menyosialisasikan gerakan Boycott Divestment Sancton (BSD) kepada Israel dan tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

4.   Mengecam segala bentuk kekerasan terhadap rakyat palestina dari penjajahan, pendudukan, perampasan tanah dan sebagainya serta agresi militer dan kekerasan senjata yang dilakukan oleh Israel

5.   Menyeru kepada semua pihak terutama pemerintah negara-negara perbatasan Palestina untuk memberikan keleluasaan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan, obat-obatan serta izin dan proses keluar serta kembali ke Palestina bagi para pasien dan orang-orang yang berobat ke luar negeri.

6.   Menyeru kepada Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Liga Arab dan Organisasi-organisasi Islam untuk memberikan dukungannya terhadap Al-Quds dan tempat-tempat suci milik umat agama samawi di Palestina dan melindungi warga sipil serta pimpinan umat beragama.

7.   Selalu menyuarakan Resolusi PBB No. 3379 bahwa zionisme adalah gerakan yang dibentuk atas dasar etnis dan bersifat rasis,

8.   Menggalang dukungan untuk merealisasikan cita-cita dan hak kembali bangsa Palestina yang terusir dari tanah air mereka, melalui berbagai jalur diplomasi, politik dan bantuan hukum di tingkat regional Asia Pasifik maupun di tingkat internasional,

9.   MendesakPemerintah Indonesia yang menganut politik bebas-aktif untuk bersikap tegas dan adil, mewakili suara kemanusiaan dari Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

10.                Menyeru dan mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia: lembaga Pemerintah dan Parlemen, Partai Politik, Organisasi Massa, LembagaKemanusiaan, LSM, dll.,untuk berperan aktif dalam memberikan dukungan moril, doa, bantuan kemanusiaan,dan bantuan konkret lainnya bagi rakyat Palestina.

11.                Mendesak masyarakat dan lembaga internasional khususnya Dewan Keamanan PBB untuk sesegera mungkin menghentikan pertumpahan darah dan mencegah parade pembantaian massal yang terus berlangsung di seantero Palestina.

 

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan dengan tegas agar tidak ada lagi jatuh korban rakyat di Palestina.

 

 

 

 

Jakarta, Kamis 10 Juli 2014

Saiful BAhri

Asia Pacific Community for Palestine

 

 

Dr. Saiful Bahri, MA.

Ketua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *